Sukses

Beauty

Anti Crack, Ini Cara Mengaplikasikan Base Makeup yang Tepat di Area Hidung

Fimela.com, Jakarta - Banyak orang merasa hasil makeup terlihat cukup baik saat pertama kali selesai diaplikasikan, tetapi beberapa jam kemudian area sekitar hidung mulai menunjukkan masalah. Foundation tampak terangkat, bedak terlihat pecah, atau produk berkumpul di sekitar lipatan cuping hidung sehingga hasil makeup menjadi kurang rapi.

Sahabat Fimela, kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi karena area hidung memiliki karakteristik yang berbeda dibanding bagian wajah lainnya. Permukaan kulit di sekitar hidung sering mengalami kombinasi produksi minyak, gerakan wajah, dan gesekan yang lebih tinggi sepanjang hari.

Selain itu, area hidung juga memiliki banyak lekukan kecil yang bisa membuat produk makeup tidak selalu menempel secara merata. Ketika foundation atau bedak diaplikasikan terlalu tebal maka produk akan lebih mudah berkumpul di bagian tersebut dibanding area wajah yang lebih datar seperti pipi.

Dilansir dari WelykeAcademy.org, salah satu penyebab makeup terlihat patchy adalah ketidaksesuaian antara kondisi kulit dan teknik aplikasi yang digunakan. Persiapan kulit yang kurang optimal maupun penggunaan produk secara berlebihan dapat membuat hasil makeup lebih mudah pecah.

Sementara itu, MakeupTalk.com menjelaskan bahwa area sekitar hidung memang termasuk titik yang paling sering mengalami perubahan karena produksi minyak, bentuk wajah, serta aktivitas sehari-hari yang membuat makeup terus bergerak.

Faktor yang Membuat Area Hidung Lebih Rentan Mengalami Makeup Bergeser

Area hidung merupakan salah satu bagian wajah yang memiliki aktivitas minyak cukup tinggi. Ketika minyak alami kulit bercampur dengan foundation atau bedak, daya rekat produk dapat berkurang sehingga makeup lebih mudah berpindah atau terpecah.

Bentuk hidung juga dapat memengaruhi hasil akhir base makeup. Berbeda dengan area pipi yang relatif rata, cuping hidung memiliki banyak lekukan kecil yang membuat produk lebih mudah menumpuk jika tidak diaplikasikan secara tipis dan merata.

Sahabat Fimela, perubahan ekspresi wajah sepanjang hari juga ikut memberikan pengaruh. Saat tersenyum, berbicara, makan, atau tertawa, area sekitar hidung terus bergerak sehingga foundation yang terlalu tebal cenderung lebih cepat retak dibanding lapisan yang tipis.

Kondisi kulit yang tidak rata juga dapat menjadi penyebab makeup sulit menempel sempurna. Kulit yang sedang mengelupas, terlalu kering, atau memiliki tekstur kasar bisa membuat foundation lebih mudah terlihat pecah setelah beberapa jam pemakaian.

Penumpukan produk sering menjadi faktor yang tidak disadari. Ketika skincare, primer, foundation, concealer, dan bedak digunakan terlalu banyak di area yang sama maka lapisan produk menjadi lebih tebal dan berisiko untuk lebih cepat pecah sepanjang hari.

Tips Aplikasi Base Makeup agar Menempel Lebih Rata dan Tahan Lama

Membuat makeup lebih tahan lama di area hidung tidak selalu membutuhkan banyak produk tambahan. Berikut adalah teknik aplikasi yang dapat dilakukan agar makeup tidak mudah bergeser di area hidung:

  • Gunakan pelembap secukupnya dan tunggu hingga menyerap

Pastikan produk skincare sudah menyerap sebelum mulai menggunakan makeup. Permukaan kulit yang masih terlalu licin karena produk yang belum menyerap dapat membuat foundation lebih mudah bergeser.

  • Aplikasikan foundation tipis di area hidung

Tidak semua area wajah membutuhkan jumlah foundation yang sama. Pada bagian hidung, penggunaan lapisan tipis biasanya lebih efektif karena bisa mengurangi risiko produk berkumpul di sekitar lekukan kulit.

  • Fokuskan coverage di area yang dibutuhkan

Jika terdapat kemerahan di sekitar hidung, tambahkan coverage hanya pada titik tertentu daripada melapisi seluruh area dengan foundation tebal. Cara ini dapat membantu menjaga hasil makeup tetap ringan dan lebih menyatu.

  • Tekan foundation menggunakan spons

Setelah foundation diaplikasikan, gunakan spons untuk menekan produk ke kulit secara perlahan. Teknik ini akan membantu foundation menempel lebih baik dibanding hanya diratakan menggunakan gerakan menggeser.

  • Rapikan lipatan hidung sebelum menggunakan bedak

Periksa area sekitar cuping hidung sebelum mengunci makeup dengan bedak. Jika ada produk yang mulai berkumpul di lipatan, ratakan kembali agar tidak semakin terlihat setelah bedak diaplikasikan.

  • Gunakan bedak dalam jumlah minimal

Area hidung memang sering berminyak, tetapi penggunaan bedak yang terlalu banyak justru dapat membuat tampilan makeup terlihat kering dan pecah. Lapisan tipis biasanya sudah cukup untuk membantu mengontrol kilap tanpa membuat tekstur makeup menjadi berat.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading