Sukses

Entertainment

Terkait Kasus Yuyun, Tasya Kamila Ikut Angkat Bicara

Fimela.com, Jakarta Kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Yuyun, bocah berusia 14 tahun diperkosa secara bergantian oleh 14 orang pemuda sebelum dibunuh dan jasadnya ditemukan di dalam jurang. Hal tersebut tentu saja menimbulkan keprihatinan di kalangan selebriti, termasuk Tasya Kamila.

Tasya, yang mengaku mendapatkan informasi tentang kasus Yuyun dari media massa, mengatakan bahwa kekerasan seksual yang berakibat hilangnya nyawa Yuyun sungguh perbuatan yang keji. Menurutnya, sebagai seorang wanita, Yuyun harusnya lebih bisa dihargai dan dilindungi, bukan diperlakukan secara kejam.

Foto acara Welcoming School Holidays (Galih W. Satria/bintang.com)

"Kasian banget. Astagfirullah hal adzim. Itu bener-bener keji banget. Perempuan harusnya dilindungi, harusnya Yuyun bisa nikmatin hidup, dihargai sama pria, bukannya dibantai seperti itu," tegas Tasya Kamila di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (3/5/2016).

Lebih lanjut, mantan artis cilik tersebut juga berharap, ke-14 orang pelaku yang sudah diidentifikasi oleh pihak kepolisian tersebut mendapat hukuman yang setimpal dengan apa yang sudah diperbuat kepada Yuyun. Pasalnya menurut Tasya, kekerasan seksual yang berujung dengan terbunuhnya Yuyun di tangan para pelaku sudah merupakan tindak kejahatan yang tidak bisa ditolelir lagi.

Tewas setelah diperkosa 14 pemuda, kisah Yuyun (14) bangkitkan para netizen untuk membuat tagar #NyalaUntukYuyun. (Twitter)

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Yuyun merupakan seorang siswi SMP berusia 14 tahun di Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong, Bengkulu. Saat ditemukan, jasadnya berada di dasar jurang lima meter di pinggir hutan desa Kasie Kasubun. Sebelum dibunuh, Yuyun terlebih dahulu mendapatkan kekerasan seksual dari 14 orang pemuda dibawah usia 20 tahun sebelum kepala dipukul kayu, lalu dicekik dan tubuhnya dibuang.

"Aku turut prihatin, semoga keluarganya diberikan ketabahan dan Yuyun mendapatkan keadilan. Semoga pelakunya dapat hukuman yang setimpal. Pengennya hukum seberat-beratnya dan Yuyun dapat keadilan," tambah Tasya Kamila.

What's On Fimela
Loading