Sukses

Fashion

Apakah Palet Warna Berubah Seiring Usia? Ini Kata Ahli!

ringkasan

  • Palet warna inti seseorang tidak akan pernah berubah seiring bertambahnya usia, terlepas dari perubahan fisik seperti rambut beruban atau kulit menipis.
  • Meskipun palet inti tetap sama, preferensi dalam memilih dan mengenakan warna dari palet tersebut dapat bergeser, seringkali mendorong pilihan yang lebih berani.
  • Waktu untuk melakukan analisis warna tidak menjadi masalah karena palet warna pribadi bersifat abadi, membantu seseorang terlihat segar dan menjadi diri sendiri di setiap usia.

Fimela.com, Jakarta - Pertanyaan mengenai apakah palet warna pribadi seseorang berubah seiring bertambahnya usia seringkali mengemuka dalam diskusi analisis warna. Banyak yang bertanya apakah perubahan fisik seperti rambut beruban atau kulit menipis akan memengaruhi warna yang paling cocok untuk mereka. Menurut seorang ahli, jawabannya mungkin mengejutkan banyak orang.

Michelle Marks, seorang analis warna terkemuka dari House of Colour, menegaskan bahwa usia sebagian besar tidak relevan dalam menentukan palet warna inti seseorang. Ia menjelaskan bahwa palet warna inti seseorang tidak akan pernah berubah, terlepas dari berapa pun usia Anda saat analisis dilakukan. Ini memberikan kejelasan tentang konsep analisis warna yang sedang populer kembali.

Marks menekankan bahwa warna-warna yang melengkapi Anda di usia muda akan tetap cocok saat Anda menua, bahkan ketika rambut memutih. Analisis warna justru mendorong eksplorasi gaya yang lebih berani, bukan meredupkan pilihan warna seiring bertambahnya usia.

Palet Warna Inti Tetap Abadi

Michelle Marks, seorang analis warna berpengalaman, dengan tegas menyatakan bahwa palet warna inti seseorang tidak akan pernah berubah seiring bertambahnya usia. Ia menjelaskan bahwa seseorang hanya akan menjadi lebih mahir dalam memadukan warna dan memahami apa yang paling sesuai untuk dirinya. Pernyataan ini menepis anggapan umum bahwa perubahan fisik akan mengubah keseluruhan palet warna pribadi.

Marks juga menekankan bahwa palet warna dasar yang Sahabat Fimela miliki tidak akan pernah berganti. Meskipun kulit mungkin menipis atau rambut beruban, warna-warna yang secara alami melengkapi Anda akan tetap sama. Artinya, warna yang membuat Anda bersinar di usia 20-an akan tetap efektif dan menawan di usia 60-an atau lebih.

“Ini akan melengkapi rambut Anda tidak peduli apa pun – apakah Anda beruban atau memutih – Anda akan memiliki musim yang sama seperti saat Anda berusia 20 tahun,” ujar Marks. Konsep ini menegaskan bahwa identitas warna pribadi bersifat permanen, memberikan kebebasan untuk terus bereksperimen dengan gaya tanpa khawatir kehilangan “musim” warna Anda.

Pergeseran Gaya dalam Palet yang Sama

Meskipun palet warna inti tidak berubah, cara Sahabat Fimela memilih dan mengenakan warna-warna dalam palet tersebut dapat berkembang seiring waktu. Analisis warna tidak pernah menyarankan untuk “meredupkan” gaya seiring bertambahnya usia, justru seringkali mendorong pilihan yang lebih berani dan ekspresif. Ini menunjukkan bahwa penuaan tidak berarti harus membatasi diri pada warna-warna yang kalem.

Seseorang yang berusia enam puluhan tidak memerlukan “musim” warna yang berbeda dari saat mereka berusia dua puluhan. Mereka mungkin hanya cenderung memilih bagian yang berbeda dari palet mereka. Misalnya, versi yang lebih lembut saat rambut masih gelap, atau nuansa yang lebih intens saat mereka bertambah tua. Fleksibilitas ini memungkinkan penyesuaian gaya pribadi tanpa mengubah esensi palet warna.

Marks menjelaskan bahwa perbedaan antara warna yang “mencolok” dan “melengkapi” menjadi lebih krusial seiring bertambahnya usia. Pada tahap ini, seseorang mungkin kurang tertarik pada tren sesaat dan lebih fokus untuk terlihat segar dan menjadi diri sendiri. Analisis warna membantu mengurangi “gesekan” dalam berbusana, membuat pemilihan pakaian menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Analisis Warna: Tak Ada Kata Terlambat

Banyak orang beranggapan bahwa analisis warna paling baik dilakukan pada tahap kehidupan tertentu, misalnya setelah perubahan besar atau saat rambut mulai beruban. Namun, Marks menyatakan bahwa waktu tidak menjadi masalah. “Tidak ada bedanya. Anda akan menua dalam [palet yang sama],” katanya. Ini berarti setiap saat adalah waktu yang tepat bagi Sahabat Fimela untuk menemukan palet warna Anda.

Proses analisis warna dimulai dengan menentukan apakah seseorang memiliki undertone hangat atau dingin. “Jadi hal pertama yang kami cari tahu adalah apakah Anda hangat? Apakah Anda dingin,” jelas Marks, “lalu kami beralih di antara dua [musim ini – musim dingin dan musim panas adalah dingin, musim gugur dan musim semi adalah hangat].” Pemahaman ini menjadi dasar untuk menemukan warna-warna yang paling pas.

Bahkan warna netral sekalipun tidak selalu netral pada setiap wajah. Marks menjelaskan perbedaan halus antara putih optik yang tajam untuk cool-toned dan krem yang lebih lembut atau oyster yang lebih hangat. Mengenakan warna netral yang salah dapat membuat perbedaan besar pada penampilan. Dalam budaya yang seringkali mendikte untuk mengenakan warna-warna kalem seiring bertambahnya usia, analisis warna dapat membalikkan aturan-aturan ageist ini. Ini menunjukkan bahwa Sahabat Fimela sebenarnya dapat mengenakan setiap warna, di setiap usia, dengan undertone yang tepat.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading