Sukses

Food

Panduan Masak Rendang Jamur Tiram: Bahan, Langkah, dan Manfaatnya

0(0)

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Fimela.com, Jakarta - Rendang jamur tiram semakin sering hadir di meja makan sebagai pilihan lauk nabati yang tetap memanjakan lidah. Cita rasa gurih dan pedas dengan wangi rempah yang kuat membuat hidangan ini dekat dengan karakter rendang daging, namun lebih ringan dinikmati.

Tekstur jamur tiram yang berserat memberi sensasi kunyah yang menyenangkan. Tak heran, menu ini kian disukai oleh vegetarian, vegan, hingga mereka yang menerapkan pola makan tertentu, karena bisa menyajikan pengalaman menyantap rendang tanpa kehilangan kekayaan bumbu Nusantara.

Pemilihan jamur yang segar akan menentukan hasil akhir. Gunakan jamur tiram berwarna putih bersih dengan kondisi kering, kenyal, beraroma segar, serta tidak berlendir.

Bahan utama

  • 450–500 gram jamur tiram segar (pilih yang berwarna putih bersih, kering, kenyal, beraroma segar, dan tidak berlendir)

Bahan kuah

  • 300–350 ml santan kental
  • 350–400 ml santan encer
  • ½ butir kelapa parut kasar, disangrai hingga kecokelatan lalu dihaluskan

Bumbu halus

  • 10–13 butir bawang merah
  • 3–5 siung bawang putih
  • Cabai merah besar secukupnya
  • Cabai merah keriting sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan
  • 2–3 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 2 cm kunyit, bakar terlebih dahulu

Bumbu aromatik

  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 lembar daun kunyit, sobek-sobek
  • 5 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 2 buah asam kandis

Bumbu pelengkap

  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Kecap manis (opsional)
  • 3 butir cengkih (opsional)
  • 1 batang kecil kayu manis (opsional)

Cara Membuat Rendang Jamur Tiram di Rumah

Langkah memasak rendang jamur tiram dimulai dari menyiapkan jamur agar kadar airnya berkurang, sehingga bumbu lebih mudah meresap. Setelah itu, kuah santan berbumbu dimasak perlahan hingga harum dan mengental sebelum jamur dimasukkan. Opsi menggoreng jamur terlebih dahulu bisa dipilih untuk mendapatkan sensasi renyah.

Ikuti urutan berikut agar hasil rendang lebih kering, berminyak alami, dan bumbu meresap sempurna.

  1. Siapkan jamur tiram. Cuci bersih jamur, lalu suwir-suwir sesuai selera. Peras hingga kadar airnya berkurang. Taburi sedikit garam, diamkan sekitar 30 menit agar lebih kering, kemudian cuci kembali dan peras hingga benar-benar kering.
  2. Buat tekstur lebih renyah (opsional). Lumuri jamur dengan tepung serbaguna, lalu goreng hingga berwarna kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
  3. Masak bumbu dan santan. Rebus santan encer bersama bumbu halus, serai, daun kunyit, daun jeruk, asam kandis, serta bumbu pelengkap. Masak sambil sesekali diaduk hingga mendidih, harum, dan kuah menyusut sekitar setengahnya.
  4. Masukkan jamur. Tambahkan jamur tiram ke dalam kuah santan berbumbu. Aduk perlahan agar bumbu merata dan teruskan memasak hingga kuah semakin mengering.
  5. Tambahkan kelapa sangrai. Masukkan kelapa sangrai yang telah dihaluskan, lalu aduk hingga tercampur rata. Masak terus hingga rendang benar-benar kering, bumbu meresap sempurna, dan minyak mulai keluar.
  6. Sajikan. Angkat rendang jamur tiram setelah matang sempurna. Sajikan hangat sebagai lauk pendamping nasi atau hidangan pelengkap lainnya.

Nutrisi Jamur Tiram dan Ragam Manfaat Kesehatan

Jamur tiram bukan hanya lezat, tetapi juga bernutrisi. Dalam 100 gram jamur tiram terkandung sekitar 18 kalori, 2,7 gram protein, dan 2,7 gram serat, serta bebas lemak sehingga cocok dijadikan bagian dari menu diet.

Jamur ini mengandung vitamin B1, B2, B4, B5, dan D. Mineral penting seperti kalium, zat besi, fosfor, kalsium, zinc, dan selenium juga terdapat di dalamnya. Kandungan antioksidan pada jamur tiram membantu melawan radikal bebas, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Senyawa lovastatin alami dan beta-glukan berperan dalam membantu menekan kadar kolesterol jahat (LDL), sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Beta-glukan juga membantu mengontrol kadar gula darah, bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2.

Beberapa penelitian menunjukkan ekstrak jamur tiram berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker. Seratnya pun mendukung kesehatan sistem pencernaan dan membantu menjaga fungsi usus tetap optimal.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Loading