Sukses

Health

9 Penyebab Jantung Koroner yang Membahayakan Nyawa, Salah Satunya Karena Kolesterol Tinggi

Fimela.com, Jakarta Penyakit jantung koroner adalah penyakit yang harus diwaspadai, karena bisa menyebabkan kematian pada penderitanya. Penyebab jantung koroner adalah karena pada bagian arteri koroner tersumbat oleh timbunan lemak. Pada kondisi ini, arteri koroner akan menyempit dan membengkak.

Penyakit jantung koroner dapat ditandai dengan gejala sesak napas, nyeri dada, hingga serangan jantung. Tentu saja adanya timbunan lemak yang terjadi di arteri koroner berasal dari pola hidup yang kurang sehat. Penyakit ini sangat berisiko pada orang yang memiliki kolesterok tinggi, pengidap diabetes dan memiliki tekanan darah tinggi.

Jika merasakan gejala penyakit jantung koroner ini, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter. Penyakit jantung koroner bisa menyebabkan komplikasi penyakit berbahaya. Berikut penyebab jantung koroner yang harus diwaspadai:

Penyebab Jantung Koroner

1. Memiliki Riwayat Diabetes

Penyebab jantung koroner yang pertama adalah karena memiliki riwayat diabetes. Saat memiliki penyakit diabetes, maka kadar gula darah akan sangat tinggi. Hal ini menyebabkan pembuluh darah tersembat oleh lemak dan mengakibatkan serangan jantung. Kadar gula yang tinggi juga membuat peradangan tidak kunjung sembuh.

2. Memiliki Tekanan Darah Tinggi

Seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi akan sangat berisiko terkena penyakit jantung koroner. Saat tekanan darah tinggi, sistem kerja jantung akan bekerja lebih cepat dan lebih keras. Kondisi ini mengakibatkan arteri mengalami penebalan, sehingga aliran darah akan terhambat dan menyebabkan serangan jantung.

3. Kolesterol Tinggi

Sering mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, akan menyebabkan kolesterol jahat tinggi di dalam tubuh. Kolesterol yang tinggi membuat penumpukan lemak pada arteri koroner. Sebenarnya di dalam tubuh terdapat kolesterol yang baik untuk tubuh. Namun tingginya kolesterol jahat akan membahayakan bagi kesehatan jantung. Hindari makanan yang menyebabkan kolesterol tinggi.

 

Penyebab Jantung Koroner

4. Jarang Berolahraga

Olahraga adalah aktivitas yang sangat baik dilakukan secara rutin. Olahraga bisa meningkatkan sistem imunitas tubuh, melancarkan peredaran darah dan menjaga kesehatan jantung. Jika jarang melakukan olahraga, seseorang akan berisiko terkena serangan jantung. Untuk itu, rajinlah olahraga dengan intensitas sedang.

5. Pola Makan Tidak Sehat

Tingginya lemak dan kolesterol di dalam tubuh, bisa disebabkan karena memiliki pola makan yang tidak sehat. Makanan tidak sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan jantung. Hindari mengonsumsi junk food, makanan cepat saji, makanan berlemak, makanan olahan dan makanan kemasan.

6. Faktor Keturunan

Penyakit jantung juga bisa disebabkan karena faktor keturunan atau riwayat keluarga yang memiliki penyakit jantung. Walaupun memiliki keluarga dengan riwayat memiliki penyakit jantung, tetapi jangan menyalahkan kondisi keluargamu. Penyakit ini tetap dapat dicegah dan disembuhkan sesuai dengan arahan dokter.

Penyebab Jantung Koroner

7. Sering Merokok

Perokok aktif maupun pasif sangat berisiko terkena penyakit jantung. Karena kandungan nikotin dan karbon monoksida bisa membuat jantung bekerja lebih cepat. Racun yang terdapat pada rokok ini juga bisa menyebabkan peradangan paru-paru. Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan.

8. Alkohol

Selain merokok, orang yang sering mengonsumsi alkohol akan berisiko terkena serangan jantung. Karena alkohol bisa menyebabkan terjadinya penggumpalan darah, serta pembengkakan pada pembuluh darah. Alkohol juga menurunkan sistem imunitas tubuh, sehingga pecandu alkohol bisa terkena kanker.

9. Sleep Apnea

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan seseorang berhenti bernapas secara tiba-tiba. Kondisi ini membuat jantung memompa darah lebih cepat. Sebab kadar oksigen pada orang yang mengidap sleep apnea menurun. Kondisi ini juga bisa menyebabkan seseorang kehilangan nyawa.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading