Sukses

Health

Ketahui Penyebab Pilek yang Paling Umum Beserta Pengobatan dan Pencegahannya

Fimela.com, Jakarta Influenza atau pilek adalah suatu reaksi peradangan saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus. Flu merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, penyakit ini sangat mudah menyerang manusia dan menular.

Umumnya, flu disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang hidung, tenggorokan dan paru-paru. Virus influenza dapat menyebar melalui udara dan kontak pribadi. 

Adapun gejala yang biasanya dialami oleh penderitanya yakni, demam dan sakit kepala, hidung tersumbat, hingga batuk. Bahkan, bagi orang tua, balita, dan orang yang daya tahan tubuhnya lemah, gejala flu bisa terasa lebih parah dan menyebabkan komplikasi.

Maka dari itu, menjadi penting untuk kamu tahu faktor pemicu pilek. Berikut Fimela.com kali ini akan mengulas penyebab pilek yang paling umum beserta pengobatan dan pencegahannya. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

Penyebab Pilek

Flu atau pilek disebabkan oleh virus, setidaknya ada 100 jenis virus yang dapat menjadi penyebab flu. Namun, di antara banyaknya jenis virus tersebut, yang paling sering menyerang adalah rhinovirus. Virus ini menjadi salah satu penyebab flu yang bersifat sangat menular.

Penularan virus ini dapat ditransmisikan melalui ludah yang dibatukkan atau dibersinkan oleh penderitanya. Selain itu, tangan ataupun benda-benda lain yang terkontaminasi virus juga dapat menjadi media berpindahnya virus. Influenza juga bisa menyebar melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi atau jika kamu memakan daging hewan tersebut.

Gejala Pilek

Sama seperti penyakit lainnya, influenza atau flu juga menunjukkan beberapa gejala. Aadapun gejala yang biasanya dialami orang dengan Influenza di antaranya:

- Sesak nafas dengan atau tanpa sumbatan hidung

- Bersin-bersin

- Tenggorokan gatal

- Hidung meler

- Batuk

- Suara serak

- Lemas

- Sakit kepala

- Demam (biasanya ringan)

- Mata berair

Dalam banyak kasus, gejala influenza biasanya akan menghilang dalam waktu 4-10 hari. Meski demikian, batuk dengan atau tanpa dahak seringkali berlangsung sampai minggu kedua.

Namun, ada juga beberapa gejala yang mengharuskan kamu untuk segera memeriksakannya ke dokter, seperti mengalami demam tinggi 39,4 derajat Celcius, nyeri pada daerah sinus, nyeri atau pembengkakan pada daerah sekitar leher, atau demam disertai dengan keringat berlebih, menggigil, batuk dengan dahak yang kental dan berwarna kuning, kehijauan atau disertai darah.

Pengobatan dan Pencegahan Pilek

Pengobatan Pilek

Meskipun bukan penyakit berbahaya, namun flu atau pilek ini dapat mengganggu aktivitas keseharian. Tentu saja penyakit ini perlu diobati, adapun beberapa langkah pengobatan yang bisa kamu lakukan di rumah, diantaranya:

- Istirahat

Pengobatan yang dapat dilakukan pada Influenza meliputi istrirahat, serta banyak minum dan obat-obatan. Usahakan untuk beristirahat serta selalu dalam keadaan hangat dan nyaman. Jika terdapat demam atau gejala yang berat, maka penderita harus menjalani istirahat total di rumah.

- Minum banyak cairan

Minum banyak cairan dapat membantu mengencerkan lendir hidung sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Kamubisa mengonsumsi air putih hangat dan minuman tertentu yang dapat menambah cairan tubuh dan mencegah dehidrasi. 

- Obat-obatan

Sementara itu, untuk meringankan nyeri atau demam, dapat menggunakan parasetamol atau ibuprofen. Pada penderita dengan riwayat alergi, juga dapat diberikan antihistamin. Selain itu, jika batuk yang menyertai cukup berat, diperlukan bantuan obat antibatuk.

Dalam hal ini, antibiotik tidak efektif untuk mengobati influenza. Sebab umumnya influenza terjadi karena infeksi virus. Sedangkan antibiotik hanya terbukti efektif untuk infeksi bakteri.

Pencegahan Pilek

Cara terbaik untuk mencegah pilek atau flu ialah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Sebaiknya kamu sering mencuci tangan, membuang tisu kotor pada tempatnya serta membersihkan permukaan barang-barang. Beberapa sumber mengatakan vitamin C dosis tinggi juga bisa mengurangi resiko terinfeksi influenza.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading