Sukses

Lifestyle

Fimela Fest 2019: Apakah Vegan Membantu Mencegah Perubahan Iklim? Ini Jawabannya

Fimela.com, Jakarta Bukan hanya membuat tubuh lebih sehat, nyatanya jika kalian ingin menyelamatkan dunia, menjadi vegetarian sepertinya menjadi keharusan.  Hal ini dikarenakan keputusan diet terbukti mengurangi emisi CO2, namun sayangnya masih banyak orang masih makan banyak daging.

Didorong oleh isu perubahan iklim yang sedang berlangsung, gaya hidup itu terus meningkat.  Langkah-langkah yang paling penting untuk mengurangi emisi CO2 harus diambil oleh kebijakan publik dan industri, seperti tidak ada daging, tidak ada perjalanan udara, tidak ada plastik. 

Dilansir dari dw.com, Felix Olschewski, penulis buku masak dan blogger di Urgeschmack.de menyatakan "Jika kamu peduli dengan iklim, kamu harus bertanya dulu: Dari mana makananku berasal?

Seekor sapi di lahan hutan di Argentina memberi makan kedelai yang ditanam dalam monokultur dan diangkut ke Jerman dengan kapal barang tentu saja akan meninggalkan jejak karbon yang lebih besar daripada yang ditanam secara lokal.  Terlebih lagi jika yang terakhir, dipelihara di tanah yang tidak cocok untuk budidaya dan tanpa produk pertanian, membuat kontribusinya sendiri untuk padang rumput yang berkelanjutan. 

Bahkan gas perusak iklim yang dikeluarkan oleh hewan yang dipelihara darat selama pencernaan memasuki siklus alami.Penulis buku itu sendiri makan pisang yang netral terhadap iklim, menolak dan minyak kelapa.  

Bagaimana cara melindungi iklim?

Ini masalah yang kompleks.  Peneliti iklim terus mendesak masyarakat untuk melakukan pembelian yang cerdas seperti tidak memilih  daging untuk dimakan.  Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford di Inggris menunjukkan bahwa seperempat dari emisi gas rumah kaca global disebabkan oleh produksi makanan, dan 80% dari itu dihasilkan dari hewan. 

Jerman rata-rata menghasilkan 11 ton emisi CO2 tahunan, tetapi jika makanan nabati dikonsumsi secara eksklusif, diperkirakan hanya sembilan ton.  "Menjadi vegan mungkin adalah pegangan terbesar yang dimiliki seseorang untuk mengurangi jejak ekologisnya," jelas ilmuwan Oxford Joseph Poore dalam majalah mingguan Jerman Der Spiegel.  "Manfaatnya jauh lebih besar daripada membeli mobil listrik atau terbang lebih sedikit.

"Laporan khusus saat ini dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) juga merekomendasikan pengurangan konsumsi daging secara tajam.Produksi daging per kapita di seluruh dunia meningkat lebih dari dua kali lipat.  Yang sama mencengangkannya adalah limbah produk makanan, dengan hingga 30% dari total produksi pangan global dibuang.

Untuk mengetahui seputar vegan lebih dalam, Fimela mengajakmu untuk menghadiri sederet talkshow dari para ahli di FIMELA FEST 2019. Gelaran tahunan ini akan berlangsung pada 11-17 November 2019 di Gandaria City.

Yuk, daftarkan dirimu segera di sini dan dapatkan kesempatan untuk hadir di FIMELA FEST 2019!#GrowFearless with Fimela

 

Loading