Sukses

Lifestyle

Fenomena Langka, 'Air Terjun Api' Pernah Mengalir di Tempat Ini

Fimela.com, Jakarta Seakan jadi bukti terbukanya 'jendela waktu', 'air terjun api' muncul di Taman Nasional Yosemite, California, pertengahan Februari empat tahun silam. Sebagaimana dimuat Daily Mail, fenomena langka ini tak sengaja diabadikan oleh seorang fotografer alam liar kala menunggu momen hangat jingga pergi untuk kemudian digantikan gerhana yang jadwalnya akan terlihat malam itu.

Awalnya, rupa air terjun itu seakan berupa aliran lava. Namun ternyata, seperti diwartakan The Sun, tak ada tanda-tanda aktivitas gunung berapi di area setempat. Berlatar belakang guratan senja, salju yang menyelimuti tanah Yosemite tampil kontras dengan oranye dari 'air terjun api'.

'Air terjun api' di Taman Nasional Yosemite, California, pada 2012. (AP)

'Air terjun api' di Taman Nasional Yosemite, California, pada 1973. (AP)

Bukan kali pertama, Daily Mail mewartakan, sekitar empat dekade lalu, seorang fotografer berhasil mengabadikan hanya satu bidikan dari 'air terjun api' Yosemite yang terkenal. Kala itu, titik muncul fenomena 'sekejap mata' tersebut berada di wilayah sekitar glasier pada suatu malam di musim panas.

Sangeeta Dey, seorang neuropsikolog dan fotografer yang berhasil mengabadikan rupa 'air terjun bercahaya' itu menuturkan kepada Daily Mail, "Aku tak percaya dengan apa yang terjadi di depanku. Untuk 10 menit, aku dan beberapa teman hanya bisa duduk dan menyaksikan fenomena memesona itu. Ketika berakhir, beberapa dari kami ternyata dibuat menangis. Sedangkan sisanya, memberi tepuk tangan secara serta-merta."

'Air terjun api' di Taman Nasional Yosemite, California, pada 2012. (Archanjm/Instagram)

Hingga kini, pihak taman nasional belum bisa memberikan keterangan secara pasti soal alasan keberadaan 'air terjun api' tersebut. Namun, mereka memastikan masih banyak momen fantastis serupa yang bisa disaksikan di Yosemite. "Fenomena itu ('air terjun api') kerap muncul ketika matahari terbenam dan mengambil latar di tebing tinggi," ujarnya, seperti dimuat Daily Mail.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading