Sukses

Lifestyle

Momen Kebersamaan dengan Ibu akan Selalu Dikenang Seumur Hidup

Fimela.com, Jakarta Selalu banyak cinta dan hal istimewa dalam hubungan seorang anak dan ibu. Mungkin tak semuanya penuh suka cita, sebab ada juga yang mengandung duka lara. Masing-masing dari kita pun selalu punya cerita, seperti tulisan yang dikirimkan Sahabat Fimela untuk mengikuti Lomba Ungkapkan Rasa rindu pada Ibu di Share Your Stories Bulan Desember ini.

***

Oleh: Desi Yulniarty

Ini sudah tahun kesebelas dirimu pergi untuk selama-lamanya dari kehidupan dunia yang fana ini. Namun rasanya seperti baru saja dirimu pergi. Sepertinya kita baru saja mengobrol di telepon saling bertanya kabar, karena memang kita hidup di kota yang berbeda.

Ibu di kota Bandung dan aku di pulau Bali, tepatnya di daerah Jimbaran, hanya 10 menit dari Bandara Ngurai Rai. Karena itulah kami sangat bersyukur dengan adanya telepon selular. Walaupun kala itu WhatsApp belum  sebiasa saat ini penggunaannya, kami cukup bertelepon. Aku harus memaklumi ibu yang penglihatannya sudah mulai kabur untuk mengetik SMS, karena memang ibu sudah memasuki usia 70 tahun lebih kala itu, beberapa belas tahun yang lalu.

Almarhumah ibuku adalah sosok terbaik bagiku, dan tak an tergantikan. Tak sulit bagiku untuk menggambarkan sosok ibuku.

 

 

 

Mengenang Ibu

Beliau adalah seorang periang, pendengar yang baik, seorang ibu penyabar bagi kesembilan anak- anaknya, dengan segudang hobi. Membuat taplak meja dengan cara menghias taplak dengan sulaman tangannya yang  selalu berhasil mencuri perhatian para tamu yang berkunjung ke rumah kami.

Selain hobi menyulam, ibuku adalah seorang koki andalan keluarga. Dari mulai membuat hidangan lauk pauk yang berselera pedas sampai membuat hidangan penutup atau penganan tradisional seperti kue lapis, kue apem, tapan udang dan masih banyak lagi yang sering ibu buat untuk anak-anaknya.

Dan entah mengapa hingga saat ini citarasa makanan yang dibuat oleh almarhumah ibu masih sangat melekat di ingatank. Sehingga aku merasa tidak ada yang dapat menyamainya sekalipun aneka kue yang ibu buat dulu sangat banyak dijual di manapun saat ini, tapi kue buatan ibuku adalah yang paling enak.

Semoga Ibu Mendapat Tempat Terbaik di Sisi-Nya

Namun sayangnya di antara anak-anaknya tidak ada yang dapat membuat kue atau masakan seenak masakan ibu. Mungkin benar apa kata orang. Resep boleh sama namun sentuhan tangan berbeda, otomatis rasa pun akan berbeda.

Almarhumah Ibuku adalah Sahabat terbaikku. Hingga akhir hayatnya beliau selalu dan selalu siap untuk menjadi pendengar yang baik untuk keluh kesah anak-anaknya, tempat curhat dan berbagi segala suka duka dalam menjalani kehidupan. 

Terkadang aku merasa terlalu egois karena aku selalu minta untuk didengarkan oleh ibu tapi aku sangat sedikit ingin mendengarkan cerita ibu. Setelah kepergian ayahku, ibu hidup sendiri. Ibu tidak mau hidup bersama atau ikut dengan salah satu anaknya karena kami bersembilan sudah berkeluarga semua. Katanya ibu lebih nyaman hidup sendiri di rumahnya sendiri. Hanya sesekali saja ibu datang berkunjung ke rumah anak-anaknya.

 Teramat banyak kenangan kebersamaan kami. Saat ini aku sangat rindu ibu. Hanya doa yang selalu terpanjatkan pada Sang Khaliq untuk ibu terbaikku. Ampunilah dosa serta khilaf ibuku, terangilah dan lapangkanlah makamnya serta masukkanlah ibuku kedalam hamba-Mu yang Engkau rahmati.

#ElevateWomen

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading