Sukses

Lifestyle

Museum MACAN Buka Pameran ‘Pose’, Tampilkan Mahakarya Maestro Seni Lukis Dunia dari Tahun 60-an

Fimela.com, Jakarta Mengisi waktu cuti libur lebaran 2022, Sahabat Fimela bisa mengunjungi pameran seni terbaru Museum MACAN yang bertajuk ‘POSE’. Pameran dibuka untuk umum mulai 30 April hingga 18 September 2022.

POSE merupakan pameran kolaboratif antara Museum MACAN dengan Museum Seni Rupa dan Keramik (MSRK). Pameran ini menampilkan 28 karya seni dari 18 perupa dari lima negara, mulai tahun 1960-an hingga sekarang.

Nama POSE sendiri diambil dari nama lukisan milik S. Sudjojono pada 1975. Secara keseluruhan, topik umumnya bercerita tentang amatan kritis dan pergelaran kelas sosial, tuntutan terhadap kenyamanan hidup dari golongan elit akibat pergeseran kuasa negara, keterhubungan pasar, dan budaya konsumerisme.

Pamerkan Karya-karya Bersejarah

Sejumlah karya bersejarah yang penting dari koleksi MSRK turut ditampilkan dalam pameran ini, termasuk Maka lahirlah angkatan ’66 (1966) karya S. Sudjojono. Karya ini berkaitan dengan demonstrasi mahasiswa yang menandai lahirnya masa Orde Baru.

Pameran ini juga menampilkan Tulisan Putih (1972) karya A. D. Pirous, salah satu pemenang pameran besar seni lukis Indonesia pada tahun 1974, yang menandai peristiwa ‘Desember Hitam’ dan awal mula Gerakan Seni Rupa Baru.

Namun, karya yang paling disorot dalam pameran ini adalah sepasang karya S. Sudjojono yang menggambarkan medan seni rupa Indonesia pada tahun 1970-an, yaitu Pose (1975) dan High Level (1970).

Karya-karya ini menggambarkan medan seni rupa Indonesia yang menyertakan perupa, kritikus seni, pemilik galeri, dan kolektor sebagai pintu masuk untuk menggambarkan perubahan sosial di Indonesia pada awal masa Orde Baru, yang berfokus pada stabilitas ekonomi dan politik.

“Museum Seni Rupa dan Keramik (MSRK) mendukung penuh kegiatan ini dengan meminjamkan 3 (tiga) buah karya koleksi kami, yaitu Maka lahirlah angkatan ‘66 (1966) karya S. Sudjojono, High Level (1970) karya S. Sudjojono, dan Tulisan Putih (1972) karya A.D Pirous,” kata Sri Kusumawati, Kepala Unit Pengelola Museum Seni DKI Jakarta.

"Semoga pameran ini dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap karya maestro pelukis Indonesia.” lanjutnya.

Tampilkan Karya Perupa Dunia

Tak hanya itu, POSE juga menampilkan karya koleksi Museum MACAN yang melihat adanya perubahan dan pergeseran sosial di masyarakat dari berbagai belahan negara di dunia, seperti Jepang, China, Amerika Serikat, dan Britania Raya.

Serta menampilkan karya dari A. D. Pirous, Ahmad Sadali, But Muchtar, Damien Hirst, David LaChapelle, I Nyoman Masriadi, Jeff Koons, Keith Haring, Liu Ye, Richard Prince, S. Sudjojono, Srihadi Soedarsono, Takashi Murakami, Tang Zhi Gang, Wang Guangyi, Wang Xin, Yue Minjun, dan Yoshitomo Nara.

POSE dapat dikunjungi dengan membeli tiket melalui situs Museum MACAN https://ticket.museummacan.org/KEMBALIKEMACAN atau melalui partner tiket di: Go-Tix, Traveloka, Tiket.com, dan Klook. Untuk pelajar, mahasiswa dan sivitas akademia, nikmati harga spesial Belajar Seni Bersama hingga tanggal 8 Mei 2022 melalui tautan berikut ini bit.ly/BelajarSeniBersama.

Sebagai informasi, merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, Museum MACAN akan tutup tanggal 2-3 Mei 2022, dan buka kembali tanggal 4 Mei 2022 pukul 10:00-16:00.

#Women for Women

What's On Fimela
Loading