Sukses

Lifestyle

Tips Jaga Mood Meski Kurang Istirahat, Tetap Tenang dan Lebih Seimbang Jalani Hari

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, kurang istirahat sering kali membuat suasana hati menjadi mudah berubah dan membuat kita seringkali kesusahan dalam menjaga mood. Tubuh terasa lelah, pikiran lebih sensitif, dan emosi jadi sulit dikendalikan. Entah karena pekerjaan menumpuk, tugas kuliah, atau pikiran yang tak kunjung tenang, kondisi ini bisa dialami siapa saja. Meski begitu, dilansir dari Unicef terdapat beberapa tips menjaga mood meski kurang istirahat yang bisa membantu Sahabat Fimela tetap merasa lebih stabil dan terkoneksi dengan diri sendiri.

1. Lakukan Hal Baik untuk Tubuh dan Pikiran

Tubuh dan pikiran saling terhubung. Saat tubuh dirawat dengan baik, kondisi mental pun ikut membaik. Tetaplah aktif meski hanya dengan gerakan ringan seperti stretching, berjalan santai, atau menari mengikuti musik favorit di rumah. Gerakan sederhana dapat membantu melepaskan hormon bahagia dan mengurangi ketegangan.

Selain itu, perhatikan asupan makanan. Pilih makanan bergizi sebisa mungkin agar tubuh tetap mendapatkan energi. Tak kalah penting, latih diri untuk hadir di momen sekarang, sadari napas, posisi tubuh, dan sekitar. Kehadiran penuh membantu pikiran tidak terus-menerus berlari ke rasa lelah.

 

 

2. Tetap Terhubung dengan Orang Terdekat

Kurang tidur sering membuat seseorang ingin menarik diri. Padahal, menjaga koneksi dengan orang-orang terdekat bisa menjadi penopang emosi yang kuat. Sahabat Fimela bisa mengirim pesan singkat, menelepon, atau sekadar berbagi cerita ringan. Jika belum sempat terhubung, mengingat kenangan hangat bersama mereka juga dapat memberi rasa nyaman.

3. Sadari dan Akui Perasaan

Salah satu tips jaga mood meski kurang istirahat adalah tidak menolak perasaan yang muncul. Cobalah mengenali apa yang sedang dirasakan. Menulis kalimat sederhana seperti, “Aku merasa lelah dan mudah kesal saat ini,” dapat membantu melepaskan beban emosi. Perasaan yang diakui akan lebih mudah dikelola dibandingkan yang dipendam.

4. Bersikap Lebih Lembut pada Diri Sendiri

Tidak apa-apa jika hari ini Sahabat Fimela tidak seproduktif biasanya. Memaksa diri untuk selalu bahagia justru bisa memperburuk suasana hati. Izinkan diri merasa lelah, kesal, atau sedih tanpa menghakimi. Mengganti kalimat dalam hati menjadi lebih penuh empati, seperti “Ini memang hari yang berat, dan aku sedang berusaha,” dapat membuat perasaan lebih ringan.

 

 

5. Dengarkan Sinyal dari Tubuh

Tubuh sering kali berbicara lewat rasa pegal, sakit kepala, atau tegang di bahu. Saat menyadarinya, cobalah berhenti sejenak. Pejamkan mata, tarik napas perlahan, dan rasakan setiap bagian tubuh dari kepala hingga kaki. Kesadaran sederhana ini bisa membantu melepaskan ketegangan tanpa disadari.

6. Latihan Pernapasan untuk Menenangkan Diri

Saat mood terasa tidak stabil, pernapasan lambat bisa menjadi penolong cepat. Tarik napas selama tiga hitungan, lalu hembuskan selama tiga hitungan. Lakukan selama beberapa menit sambil membayangkan tempat yang menenangkan. Setelahnya, biasanya tubuh terasa sedikit lebih rileks dan pikiran lebih jernih.

7. Hindari Cara Tidak Sehat Mengatasi Stres

Kurang istirahat sering menggoda seseorang untuk melampiaskan stres secara tidak sehat, seperti makan berlebihan, begadang lagi, atau menarik diri dari orang lain. Menjaga keseimbangan adalah kunci. Pilih cara-cara yang lebih ramah untuk diri sendiri agar suasana hati tidak semakin turun.

8. Bercerita pada Orang yang Dipercaya

Jika perasaan terasa terlalu berat, berbagi cerita bisa menjadi langkah besar yang menenangkan. Sahabat Fimela dapat berbicara dengan teman, keluarga, atau orang dewasa yang dipercaya. Terkadang, didengarkan saja sudah cukup untuk membuat hati terasa lebih lega.

 

 

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading