Sukses

Lifestyle

Siasati Drama Asisten Rumah Tangga, Ini 7 Langkah Seleksi Ketat Demi Keamanan Keluarga

Fimela.com, Jakarta - Kehadiran asisten rumah tangga atau ART di tengah keluarga yang tinggal di kota besar memang sangat membantu. Di tengah sibuknya pekerjaan yang dijalani anggota keluarga membuat peran ART kerap kali menjadi cukup krusial. Sayangnya, menemukan ART yang tepat dan cocok bukan perkara mudah.

Banyak keluarga di kota besar yang masih mengalami kesulitan menemukan ART yang cocok. Belum lagi dengan rasa khawatir akan keamanan rumah ketika ART di tinggal di rumah sendiri. Modus penipuan yang marak dilakukan ART yang sudah diberi kepercayaan menambah rasa was-was. Oleh karena itu, dibutuhkan tahap seleksi yang ketat terhadap ART demi keamanan dan kenyamanan seluruh anggota keluarga.

Merespon tantangan ini, platform digital rekrutmen ART di Indonesia, Cicana, mengintegrasi seluruh proses rekrutmen, pelatihan, dan kecocokan pekerja dalam satu ekosismte digital yang aman, transparan, dan tersandar. Dalam sistem kurasinya, Cicana menerapkan tujuh lapis seleksi yang dirancang untuk memastikan hanya kandidat berkualitas dan terverifikasi yang ditempatkan di rumah pemberi kerja.

“Dengan sistem rekrutmen 7 lapis, Cicana memastikan keamanan keluarga sekaligus menghargai pekerja rumah tangga sebagai profesi bermartabat. Seleksi ini bukan hanya menyaring kandidat, tetapi juga memahami profil mereka agar ekspektasi pemberi kerja dan pekerja rumah tangga terjaga seimbang," kata Annisa Kartika, CEO & Co-Founder Cicana.

 

Tahapan Seleksi ART

Data internal Cicana tahun 2025 menunjukkan ketatnya proses ini: dari 3.249 pekerja yang mendaftar per bulan, hanya 40,71% yang lolos tahap registrasi. Dari yang lolos registrasi, sekitar 78,66% berhasil melewati tahap background checking. Dari kelompok tersebut, hanya 42,95% yang akhirnya lolos tahap verifikasi. Dari sekitar 1.000 kandidat yang lolos seleksi inilah proses pencocokan dan penempatan dilakukan. Tujuh tahap seleksi tersebut meliputi:

  1. Validasi Dokumen Administratif
  2. Verifikasi Rekam Jejak Pekerja
  3. Pengecekan Jejak Digital (Digital Footprint Screening)
  4. Wawancara Verifikasi Data Profil Pekerja
  5. Wawancara Berbasis Perilaku (Behavioral Event Interview / BEI)
  6. Verifikasi Kontak Darurat
  7. Konsolidasi Penempatan (Placement Conference)

Cicana juga menerapkan metode Behavioral Event Interview (BEI), sebuah pendekatan wawancara yang menggali pengalaman perilaku nyata kandidat di masa lalu. Berbeda dari wawancara konvensional yang mengandalkan kesan subjektif, BEI memungkinkan tim Cicana menilai secara terukur bagaimana seorang kandidat merespons situasi tertentu, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan kebutuhan dan ekspektasi spesifik keluarga pemberi kerja.

 

Standar Profesional

Komitmen Cicana terhadap standar profesional dibuktikan dengan sertifikasi resmi dari OSS dan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Sebagai pelengkap sistem rekrutmen, Cicana juga mengoperasikan LMS Cicana School of ART — sebuah platform pelatihan yang dirancang untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja domestik Indonesia.

Layanan Cicana mencakup kebutuhan lengkap tenaga kerja rumah tangga: ART, babysitter, caregiver, dan driver, dengan pilihan layanan live-in, live-out, dan infal sesuai kebutuhan pengguna. Seluruh proses rekrutmen berjalan sepenuhnya secara daring dan terstandar, dengan jaminan transparansi, tanpa potongan gaji pekerja, serta perjanjian kerja yang jelas antara semua pihak.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading