Sukses

Parenting

ASI Tidak Keluar Setelah Melahirkan, Apa yang Terjadi?

Fimela.com, Jakarta Mengandung, melahirkan dan menyusui merupakan momen yang sangat mengesankan buat setiap perempuan. Ada rasa bahagia, bangga, cemas dan khawatir bahkan ketakutan di waktu bersamaan.

Setelah menjaga kandungan agar tetap sehat, kuat dan baik-baik saja selama sembilan bulan juga setelah berjuang melahirkan, tugas ibu selanjutnya adalah menyusui buah hati. Meski kedengarannya sepele, momen menyusui ternyata cukup menguras emosi. Apalagi, jika ASI (Air Susu Ibu) untuk buah hati tak kunjung keluar.

Melansir dari laman parents.com, ada beberapa alasan yang membuat ASI tidak keluar setelah melahirkan. Apa saja alasan tersebut?

Alasan ASI Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ASI tidak mau keluar. Faktor itu bisa dari faktor kelahiran, faktor saat menyusui, faktor bayi, faktor kesehatan dan masih banyak lagi. ASI tidak mau keluar umumnya disebabkan oleh nutrisi ibu yang tidak terpenuhi secara baik.

Ibu yang terlalu stres setelah melahirkan atau risiko persalinan traumatik juga meningkatkan risiko ASI tidak mau keluar. Penggunaan cairan intravena atau infus yang berlebihan selama proses persalinan hingga membuat payudara ibu bengkak juga menjadi alasan kenapa ASI tidak mau keluar. Jika ibu mengalami kondisi ini, sebaiknya tunggu hingga payudara normal kembali dan cairan infus di tubuh perlahan berkurang.

Proses menyusui yang kurang tepat juga dipercaya bisa memengaruhi produksi ASI. Semakin jarang bayi menyusu, semakin besar kemungkinan produksi ASI terhenti dan membuat ASI tak mau keluar. Jika bayi tidak mau menyusu ke ibu, usahakan untuk lebih telaten melatih bayi menyusu. Mom juga bisa melatih produksi ASI dengan memompa ASI, memenuhi nutrisi tubuh dan mencegah stres.

Ibu yang menderita beberapa masalah kesehatan seperti diabetes, kista, obesitas dan penyakit mematikan lainnya juga digadang-gadang sebagai penyebab ASI tak mau keluar selama menyusui. Jika setelah melahirkan ASI tidak mau keluar, jangan terlalu cemas dan khawatir Sahabat Fimela. Tetap tenang dan konsultasikan hal ini dengan dokter atau bidan ahlinya. Minta solusi terbaik dari dokter atau bidan tersebut.

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Produksi ASI Payudara Kanan dan Kiri Berbeda, Normalkah?
Artikel Selanjutnya
5 Tugas Suami untuk Mendukung Istri Agar Semangat Menyusui