Sukses

Parenting

Lewat Seni Anak-Anak akan Tampil Percaya Diri Hingga Dewasa

ringkasan

  • Lewat seni, si kecil dapat membangun rasa percaya diri dan mengasah kreativitas
  • Mighty Minds Preschool mengadakan kegiatan artweek

Fimela.com, Jakarta Seni memang sudah melekat sejak anak-anak, ketika orangtua mengenalkan pensil warna atau krayon dan mengajarkan menggambar. Banyak penelitian juga mengungkapkan jika seni dapat membantu anak-anak dalam berkembang.

Lewat seni, si kecil dapat membangun rasa percaya diri, mengasah kreativitas, hingga dapat berfikir out of the box. Lilie Kurniawan, salah satu Pendiri Mighty Minds Preschool, mengatakan ketika anak-anak mengekspresikan diri melalui seni seperti menggambar, mereka juga belajar untuk mengevaluasi dan menganalisis secara visual.

Otak mengandalkan tiga sisi untuk mendapatkan pengetahuan baru dan menyimpannya dalam jangka waktu panjang. Ini termasuk keterampilan motorik, representasi persepsi, dan bahasa.

"Seni itu menjadi hal yang penting untuk tahapan perkembangan anak. Karena dalam satu media anak akan belajar banyak, seperti literasi, mengasah kreativitas, hingga anak dapat berfikit out of the box. Manfaat ini juga akan dirasakan setelah dewasa, anak lebih kritis dan mampu mengungkapkan pendapatnya," kata Lilie seperti rilis yang diterima Fimela, Selasa (10/9/2019).

Mighty Minds Artweek

Melihat manfaat besar dari seni, Mighty Minds Preschool, sekolah yang mengedepankan kurikulum kreatif dengan prinsip interaksi positif mengadakan kegiatan artweek untuk para siswa dan siswi dengan usia mulai dari 2,5 tahun.

Lilie menyampaikan kegiatan yang dilakukan satu tahun sekali ini dalam rangka mendukung tumbuh kembang anak. Serta mengajak anak-anak untuk mengekspresikan diri dan imajinasi seni mereka.

Artweek ini juga bertujuan menjalin hubungan yang erat antara orangtua dan anak. Pekan seni ini berlangsung di ketiga cabang Mighty Minds Preschool di antaranya Hang Tuah, Menteng, dan Kemang, mulai tanggal 2-11 September 2019.

“Melalui Mighty Minds Artweek, kami ingin menciptakan wadah yang mendukung anak-anak untuk bebas mengepresikan diri melalui seni, menyampaikan pendapat, dan secara bangga menunjukan hasil karya mereka di hadapan orang tua dan sekolah," tambahnya.

 

Merangsang kemampuan seni anak sejak dini

Lilie mengatakan, untuk tahun ini Artweek mengangkat tema 'Modern Art' dimana setiap murid berkesempatan untuk menciptakan karya seni dari 1 hingga 2 seniman yang menjadi inspirasi mereka. Berbagai medium seperti kertas, tepung terigu, sarung tangan latex, kayu, dan cat digunakan para murid untuk merealisasikan imajinasi mereka yang terinspirasi dari seniman Modern Art ternama seperti Yayoi Kusama, Andy Warhol, dan Keith Haring.

"Setiap kelas diibaratkan seperti sebuah galeri di mana para murid mengundang orangtua mereka dan mempresentasikan karya seni di hari pembukaan. Para murid juga diminta bereksplorasi dengan melakukan “gallery visit”, yaitu kunjungan ke kelas-kelas lain dan melihat karya seni dari tipe kelas berbeda. Karya seni mereka dikerjakan selama satu minggu," ucapnya.

Mighty Minds Preschool sendiri pada tahun 2012 yang mengedepankan kurikulum kreatif dengan prinsip interaksi positif dan kemampuan berekspresi individu dalam kehidupan sehari-hari yang merupakan cara terbaik dalam belajar. Serta mendorong anak untuk aktif bertanya dan selalu ikut serta dalam aktivitas yang menstimulasi pemikiran kritis dan kemampuan sensori sejak dini.

#Growfearless with FIMELA

Loading