Sukses

Parenting

Responsive Feeding pada Pemberian MPASI Itu Penting

Fimela.com, Jakarta Dalam proses pemberian MPASI, kita perlu memastikan anak mendapatkan nutrisi yang ia butuhkan. Selain itu, dalam proses pemberian MPASI kita perlu menggunakan cara yang tepat. Sangat disarankan ibu menggunakan teknik responsive feeding dalam pemberian MPASI.

Apa yang dimaksud dengan responsive feeding? Mengutip buku Mommyclopedia, 567 Fakta tentang MPASI, responsive feeding adalah proses makan yang memerlukan interaksi bayi dan ibu atau pengasuh. Dalam pemberian MPASI pada bayi, ibu atau pengasuh menyuapinya secara langsung. Serta mendorong anak yang lebih besar untuk makan sendiri.

Harus Sabar

Ibu atau pengasuh harus sabar dan tidak memaksa dalam proses pemberian MPASI. Kita perlu cermat dalam memperhatikan tanda lapar atau kenyang pada anak. Serta perlu menghindari gangguan pengalih perhatian.

 

Menentukan Jadwal Makan Anak

Pada responsive feeding, orangtua/pengasuh yang menentukan kapan anakmakan, apa yang dimakan anak, dan di mana anak makan. Lalu bagaimana dengan anak? Anak yang akan menentukan berapa banyak makanan yang dimakan dan mau tidaknya anak makan.

Anak yang lebih besar pun perlu didorong untuk makan sendiri. Caranya bisa dimulai dengan memberikan finger food, membiasakan bayi minum dari cangkir atau gelas sejak berusia 6-8 bulan, dan membiarkan bayi memegang sendiri tempat minumnya.

Salah satu manfaat responsive feeding ini adalah mencegah anak makan berlebihan. Mencegahnya mengalami obesitas dengan tetap memberikan nutrisi dan gizi yang ia butuhkan untuk tumbuh kembangnya.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Inspirasi Menu MPASI untuk Si Kecil Usia 6 Bulan
Artikel Selanjutnya
5 Bahan Makan yang Sebaiknya Dihindari Bayi di Tahun Pertamanya