Awas, Menahan Kencing Bisa Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih

Fimela diperbarui 03 Okt 2018, 15:00 WIB

Buang air kecil atau kencing merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan zat sisa yang bersifat buruk dari dalam tubuh. Frekuensi keinginan buang air kecil akan meningkat ketika kita mengonsumsi air cukup banyak. Semakin banyak air yang diminum, semakin meningkat frekuensi keinginan untuk buang air kecil.

Mengenai buang air kecil ini, nampaknya tidak sedikit orang yang punya kebiasaan buruk menahan buang air kecil ini. Menahan ini sendiri dilakukan karena sedang tidur dan malas bangun dari tempat tidur, karena berada di tempat umum dan tidak nyaman buang air kecil di toilet umum atau karena sedang berada di kendaraan dalam suatu perjalanan.

Melansir dari laman merdeka.com, meski kelihatan sederhana dan banyak disepelekan, menahan buang air kecil sebenarnya sangat berbahaya buat kesehatan. Salah satu bahaya dari kebiasaan menahan buang air kecil adalah risiko infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih atau yang disebut UTI merupakan masalah kesehatan yang disebabkan infeksi pada saluran kemih. Infeksi ini akan sangat menyakitkan dan meningkatkan berbagai risiko penyakit lain di sekitar organ intim. Salah satu tanda dari risiko infeksi saluran kemih adalah keluarnya darah bersama urin dan adanya sensasi terbakar pada organ intim saat buang air kecil.

Selain infeksi saluran kemih, bahaya lain dari menahan buang air kecil adalah infeksi kandung kemih, disfungsi saluran kemih dan tak bisa menahan kencing. Untuk mencegah berbagai risiko ini, usahakan segera buang air kecil ketika merasakannya. Hindari menahan buang air kecil terlalu lama.

(vem/mim)