16 Ribu Peserta Ikuti Ajang Lomba Lari Internasional 10K di Jakarta

Meita Fajriana diperbarui 15 Jul 2019, 19:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Lomba lari marathon kian menjadi lifestyle dan tren yang digandrungi oleh masyarakat perkotaan. Tidak heran peserta ajang lomba lari ini biasanya akan gila-gilaan. Seperti MILO Jakarta International 10K yang diikuti oleh 16.000 pelari dari dalam maupun luar negeri di Kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta.

Mengusung tema “A Decade of MILOJI10K”, lomba lari MILO Jakarta International 10K dilaksanakan sebagai bagian dari perayaan HUT ke-492 DKI Jakarta. Joseph Mwangi Ngare pelari asal Kenya berhasil menjadi juara kategori 10K Open International Putra, dengan catatan waktu 29 menit 41 detik.

Sementara pada kategori lari marathon 10K Open International Putri, Novita Andriyani asal Jakarta berhasil menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 41 menit 58 detik.

“Ini adalah yang keempat kalinya saya mengikuti MILO Jakarta International 10K. Saya khusus datang ke Jakarta hanya untuk mengikuti MILOJI 10K ini. Persiapan yang saya lakukan dengan terus berlatih dan menjaga pola makan agar mendapatkan stamina yang stabil selama berlari. Tahun ini merupakan pencapaian terbaik saya dibanding dengan tahun sebelumnya,” kata Joseph Mwangi Ngare.

Kategori lari 10K Indonesian Only Putra, diraih Agus Prayogo dengan catatan waktu 30 menit 48 detik dan kategori 10K Indonesian Only Putri, diraih Odekta Elvina Naibaho catatan waktu 36 menit 25 detik.

“Sejak 2014, saya tidak pernah absen mengikuti MILO Jakarta International 10K. Saya berharap MILO Jakarta International 10K dapat terus diselenggarakan, karena ajang ini telah menjadi wadah bagi masyarakat khususnya warga Jakarta untuk mengadopsi pola hidup sehat dan aktif,” ungkap Odekta.

Junipal meraih posisi pertama pada kategori 10K Pelajar Putra dengan catatan waktu 35 menit 38 detik, dan Theresia Nabunome menjadi yang terbaik di kategori 10K Pelajar Putri dengan catatan waktu 41 menit 39 detik.

Sementara itu, posisi pertama untuk kategori 5K Putra berhasil diraih oleh Rahmat Setiabudi yang tiba di garis finish dengan catatan waktu 16 menit 6 detik, dan di kategori 5K Putri, Vera Febrianti menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 20 menit 8detik.

“Kamisangat bangga dengan antusiasme serta partisipasi masyarakat Indonesia sehingga dapat memberikan dukungan padaMILO Jakarta International 10K selama 10 tahun, dan kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas kepercayaan yang sudah diberikan, sehingga kami dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini," kata Prawitya Soemadijo Business Executive Officer Beverages Business Unit PT Nestlé Indonesia.

 

2 dari 3 halaman

Kelas lari marathon di Filipina

Dalam rangka 10 tahun penyelenggaraan MILO Jakarta International 10K, juga mengajak peserta yang sudah mendaftarkan diri pada kategori 5K dan 10K untuk mengikuti Kelas Berlari MILO. Para peserta yang mengikuti segala program dan pelatihan yang sudah ditetapkan di Kelas Berlari MILO ini akan diundi dan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti MILO National Marathon 2020 di Filipina.

“Dengan mengikuti Kelas BerlariMILO ini, saya mendapatkan banyak pengetahuan tentang cara berlari yang baik dan benar agar terhindar dari cederadan tindakan yang harus dilakukan disaat berlari serta cara untuk menjaga daya tahan tubuh. Informasi pelatihan dariKelas Berlari MILO, saya juga sampaikan kepada teman-teman di komunitas. Berkat Kelas Berlari MILO ini, tahun inisaya akhirnya bisa mencapai catatan waktu terbaik,” kata Sapto Nugroho salah satu peserta Kelas Berlari MILO.

 

Lomba lari. (Foto: Dok.MILO Jakarta International 10K)
3 dari 3 halaman

Program lari untuk mengajak sadar akan pentingnya olahraga

Selain kategori 10K dan 5K, MILO juga menghadirkan Family Run 1,7K yang diikuti 3.000 peserta yang diharapkan dapat menginspirasi keluarga Indonesia untuk mengenalkan olahraga sejak dini kepada anak.

Nestlé MILO kembali bekerja sama dengan Waste4Change dan melibatkan para Nestlé Employee Volunteers dan mengundang pelari untuk membantu menangani pengelolaan sampah selama berjalannya acara. Kerja sama ini sebagai  bagian dari upaya untuk membantu mengurangi sampah dan mengoptimalkan kemungkinan untuk mengolah, menggunakan kembali, dan mendaur.

#GrowFearless with Fimela