Resep Bubur Kampiun khas Minang

Febi Anindya Kirana diperbarui 24 Mar 2023, 13:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Ada satu bubur khas Minang yang sering disajikan saat Bulan Ramadan dan dijadikan takjil buka puasa, yaitu bubu kampiun. Bubur ini terdiri dari banyak isian bubur dan tentunya memiliki rasa manis legit kuah santan yang mengenyangkan dan menghangatkan perut yang kosong. Jika tertarik membuatnya sendiri di rumah, memang agak ribet, tapi pasti puas dengan hasilnya. Ini resep bubur kampiun yang bisa dibuat di rumah.

Bahan kolak pisang:

  • 500 ml air
  • 100 gram gula merah
  • 2 buah pisang tanduk/kepok
  • 2 sdm gula pasir
  • 2 lembar daun pandan
  • 1/4 sdt garam

Bahan kolak biji salak/candil:

  • 120 g tepung ketan
  • 2 sdm tepung terigu
  • 2 lembar daun pandan
  • 100 ml air panas
  • 100 g gula merah
  • gula pasir secukupnya
  • air secukupnya

Bahan cendol:

  • 100 gram tepung beras
  • 75 gram tepung tapioka
  • 700 ml air
  • 1/4 sdt garam
  • pasta pandan atau pewarna makanan hijau

Bahan bubur kacang hijau:

  • 150 g kacang hijau
  • 100 gram gula pasir
  • 2 lembar daun pandan
  • 4 cm jaheair secukupnya
  • 1/4 sdt garam

Bahan bubur ketan hitam:

  • 100 gram ketan hitam
  • 2 sdm gula pasir
  • 1 liter air
  • 1 sdt vanili
  • 1 batang kayu manis (3-4 cm)

Bubur sumsum:

  • 75 g tepung beras
  • 750 ml santan cair
  • 2 lembar daun pandan
  • 1/2 sdt garam

Bahan kuah santan:

  • 300 ml santan kental (bisa diganti santan instan)
  • 200 ml air
  • 2 lembar daun pandan
  • 1/2 sdt garam
What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Cara membuat:

Ilustrasi es bubur sumsum./Copyright shutterstock.com
  1. Masak kuah santannya dahulu. Didihkan santan, air, daun pandan ikat sipul dan garam. Jika sudah mendidih, sambil diaduk agar tidak pecah, angkat.
  2. Buat bubur sumsumnya. Larutkan tepung beras dengan 500 ml air. Di dalam panci, campurkan 250 ml santan dengan pandan dan garam. Rebus hingga mendidih. Jika sudah mendidih, tuang larutan tepung berasa ke dalam rebusan santan. Aduk cepat sehingga tidak ada yang bergerindil. Masak terus hingga bubur mengental, putih, dan tidak terasa tepung, tandanya sudah matang. Angkat.
  3. Buat bubur ketan hitam. Rendam selama 3 jam lebih dulu beras ketan hitamnya agar lebih mudah empuk saat direbus. Setelah direndam, bilas bersih. Rebus ketan dengan air secukupnya, masak hingga empuk sambil sesekali diaduk agar tidak lengket. Masukkan gula, vanili dan kayu manis, masak hingga harum dan bubur ketan hita mengental dan butirannya matang empuk sempurna. Angkat.
  4. Buat bubur kacang hijaunya. Rendam kacang hijau selama 3 jam, tiriskan dan bilas bersih. Rebus kacang hijau bersama daun pandan, jahe geprek, gula, dan garam. Masak hingga empuk dan merekah. Jika kuahnya sudah keruh karena kacang hijaunya sangat empuk, angkat.
  5. Buat bubur biji salaknya. Campurkan tepung ketan, terigu, dan garam. Tuang sedikit demi sedikit air panas sambil diaduk hingga kalis. Jika sudah agak dingin, buat bulat-bulat kelereng dan rebus hingga matang. Tiriskan. Masak gula merah dengan air secukupnya. Jika sudah mendidih, masukkan gula merah, gula pasir dan daun pandan ikat simpul. Jika sudah larut, masukkan biji salak, masak hingga kuah mengental dan liat, angkat.
  6. Buat cendolnya, aduk tepung beras dan tepung tapioka serta garam, tambahkan pasta pandan/pewarna makanan hijau, aduk rata. Masak hingga kental dan masukkan ke cetakan cendol. Sediakan mangkuk besar berisi es batu, cetak cendol dan nanti akan memadat sendiri terkena air es. Tiriskan cendolnya.
  7. Terakhir, masak kolak pisang. Rebus air bersama gula, pandan dan garam. Potong-potong pisang, masukkan ketika sudah mendidih, masak hingga pisang empuk, angkat.

Untuk penyajian, tata semua isian bubur di mangkuk lalu tuang kuah santan. Bubur kampiun siap dinikmati hangat. Jika suka dingin, bisa tambahkan es batu sendiri.

#Breaking Boundaries