Ini Makanan yang Dapat Meningkatkan Mood Kerja agar Produktif Seharian

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 13 Januari 2026, 09:04 WIB

ringkasan

  • Meningkatkan mood kerja dapat dicapai dengan mengonsumsi makanan kaya Omega-3, antioksidan, dan triptofan yang mendukung fungsi otak dan produksi neurotransmitter.
  • Pilihan makanan seperti cokelat hitam, buah beri, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh membantu menstabilkan energi, mengurangi stres, dan meningkatkan fokus sepanjang hari.
  • Kesehatan usus yang baik melalui makanan fermentasi serta asupan vitamin B dari telur dan daging unggas juga berperan penting dalam menjaga suasana hati yang positif dan produktivitas.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, seringkali suasana hati yang naik turun saat bekerja menjadi tantangan tersendiri. Produktivitas bisa menurun drastis hanya karena mood yang kurang baik. Namun, tahukah kamu bahwa apa yang kita konsumsi memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas emosi dan fokus sepanjang hari?

Bukan hanya pekerjaan menumpuk atau kurang tidur, asupan makanan ternyata sangat memengaruhi konsentrasi dan tingkat kebahagiaan kita. Makanan yang tepat dapat membantu tubuh memproduksi neurotransmitter, zat kimia alami yang mengatur detak jantung, emosi, hingga tingkat fokus.

Maka dari itu, memahami cara meningkatkan mood kerja melalui pilihan makanan sehat menjadi kunci penting. Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai makanan peningkat suasana hati yang bisa kamu jadikan camilan atau bagian dari menu harianmu.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Tingkatkan Fokus dan Ketenangan dengan Nutrisi Otak Optimal

Saat ini banyak restoran yang memberikan makanan pada customer yang sedang berulang tahun (Foto: Unsplash.com/Ali Inay)

Untuk menjaga fokus dan ketenangan saat bekerja, asupan nutrisi yang mendukung kesehatan otak sangatlah penting. Asam lemak Omega-3, terutama EPA dan DHA, adalah nutrisi krusial yang membantu mengurangi peradangan otak dan membuat sel-sel otak berkomunikasi lebih efisien. Ini mendukung fungsi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin, yang esensial untuk suasana hati yang baik.

Sumber Omega-3 bisa ditemukan pada ikan berlemak seperti salmon dan makarel, serta sumber nabati seperti biji rami dan kenari. Selain itu, cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70% juga menjadi pilihan cerdas. Kandungan polifenolnya dapat menurunkan hormon stres kortisol, merangsang pelepasan endorfin, dan serotonin yang dikenal sebagai peningkat suasana hati.

Tidak ketinggalan, buah beri seperti blueberry dan stroberi kaya akan antioksidan seperti antosianin dan flavonoid. Antioksidan ini melindungi sel otak dari kerusakan oksidatif dan peradangan, yang seringkali dikaitkan dengan gangguan suasana hati. Konsumsi buah beri secara rutin dapat membantu mengatur kortisol dan meningkatkan suasana hati positif. Maka, memasukkan makanan-makanan ini ke dalam diet harian adalah cara meningkatkan mood kerja yang efektif.

3 dari 4 halaman

Energi Stabil Sepanjang Hari dengan Karbohidrat Kompleks dan Mineral Penting

Kelelahan di tengah hari seringkali menjadi pemicu mood yang buruk. Untuk itu, memilih makanan yang memberikan energi stabil adalah salah satu cara meningkatkan mood kerja yang paling praktis. Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber nutrisi penting seperti magnesium, seng, dan vitamin B yang mendukung kesehatan mental.

Selain itu, kacang-kacangan juga menyediakan triptofan, asam amino yang berperan dalam produksi serotonin, hormon peningkat suasana hati. Biji-bijian utuh seperti oat, quinoa, dan beras merah juga sangat direkomendasikan. Karbohidrat kompleks dalam biji-bijian ini melepaskan glukosa secara bertahap, menjaga kadar gula darah stabil dan mencegah penurunan energi yang bisa menyebabkan iritabilitas.

Sayuran hijau berdaun seperti bayam dan kangkung juga tidak boleh dilewatkan. Kaya akan vitamin B, antioksidan, dan folat, sayuran ini mendukung fungsi kognitif, memori, serta membantu tubuh memproduksi hormon pengatur suasana hati seperti dopamin dan serotonin. Dengan asupan yang cukup, kabut otak dan kelelahan dapat berkurang signifikan, menjadikan hari kerja lebih produktif.

4 dari 4 halaman

Peran Kesehatan Usus dan Nutrisi Spesifik dalam Menjaga Suasana Hati

Kesehatan usus memiliki hubungan yang sangat erat dengan suasana hati, sering disebut sebagai "sumbu otak-usus". Makanan fermentasi seperti yogurt tanpa pemanis, kimchi, atau kefir kaya akan probiotik atau bakteri baik yang membantu memulihkan fungsi mikroba usus. Bakteri baik ini dapat memengaruhi produksi neurotransmitter seperti serotonin dan GABA, yang penting untuk suasana hati dan respons stres.

Selain itu, telur adalah sumber nutrisi yang sangat baik untuk otak dan suasana hati. Telur mengandung vitamin D yang terkait dengan mood yang lebih baik, kolin untuk memori, dan vitamin B12 yang penting untuk mencegah suasana hati yang rendah. Pisang, dengan kandungan vitamin B6 dan triptofan yang tinggi, juga membantu menciptakan neurotransmitter perasaan senang seperti dopamin dan serotonin.

Daging unggas seperti ayam dan kalkun juga merupakan sumber triptofan yang sangat baik, asam amino esensial untuk produksi serotonin. Dengan kombinasi makanan-makanan ini, Sahabat Fimela dapat menemukan cara meningkatkan mood kerja yang holistik, tidak hanya dari sisi mental tetapi juga fisik. Sebagai tambahan, selain makanan, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa menjadi pelengkap cara meningkatkan mood kerja Anda. Luangkan waktu lima hingga sepuluh menit untuk berjalan santai di dalam atau luar kantor; perubahan suasana ini dapat meningkatkan energi dan paparan cahaya matahari membantu produksi serotonin. Jangan lupa juga untuk selalu menyiapkan camilan sehat seperti buah segar atau dark chocolate 70% kakao ke atas, serta memastikan tubuh terhidrasi dengan baik untuk menjaga energi tetap stabil.