Ketahui 5 Tanda-Tanda Awal Kehamilan yang Sering Terlewat

Adinda Tri WardhaniDiterbitkan 14 Januari 2026, 21:44 WIB

ringkasan

  • Menstruasi yang terlewat adalah tanda awal kehamilan paling jelas, meskipun faktor lain seperti stres atau masalah hormonal juga bisa menjadi penyebabnya.
  • Payudara yang nyeri atau bengkak, serta mual dan kelelahan ekstrem, adalah gejala umum yang disebabkan oleh perubahan hormon progesteron di awal kehamilan.
  • Peningkatan frekuensi buang air kecil terjadi karena peningkatan volume darah dan produksi hormon hCG yang memengaruhi ginjal dan aliran darah ke panggul.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, mendeteksi kehamilan sejak dini adalah hal penting bagi banyak wanita. Memahami 5 tanda-tanda awal dapat membantu Sahabat Fimela mempersiapkan diri. Tanda-tanda ini seringkali menjadi petunjuk pertama sebelum tes kehamilan dilakukan.

Perubahan hormonal yang terjadi di awal kehamilan memicu berbagai gejala fisik. Gejala-gejala ini bervariasi pada setiap individu, namun ada beberapa yang umum terjadi. Mengetahui tanda-tanda ini dapat memberikan gambaran awal tentang kondisi tubuh.

Artikel ini akan mengulas secara komprehensif lima tanda awal kehamilan yang paling sering dialami. Informasi ini penting untuk Sahabat Fimela yang sedang merencanakan kehamilan atau mencurigai adanya kehamilan. Mari kita selami lebih dalam setiap tanda-tanda tersebut.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Menstruasi Terlambat, Tanda Awal Kehamilan Paling Jelas

Tanda kehamilan yang paling mencolok dan seringkali menjadi pemicu utama untuk melakukan tes adalah periode menstruasi yang terlewat. /Photo by billow926 on Unsplash.

Tanda kehamilan yang paling mencolok dan seringkali menjadi pemicu utama untuk melakukan tes adalah periode menstruasi yang terlewat. Jika Sahabat Fimela berada dalam usia subur dan siklus menstruasi yang diharapkan terlambat satu minggu atau lebih, ada kemungkinan besar Sahabat Fimela sedang hamil. Ini adalah indikator pertama yang paling dipercaya banyak orang.

Namun, penting untuk diingat bahwa menstruasi yang terlambat tidak selalu berarti kehamilan. Siklus menstruasi yang tidak teratur, perubahan berat badan ekstrem, masalah hormonal, kelelahan, atau stres juga bisa menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, meskipun ini adalah tanda utama, perlu dipertimbangkan faktor lain yang mungkin memengaruhinya.

Memantau siklus menstruasi secara teratur dapat membantu Sahabat Fimela mengidentifikasi keterlambatan ini dengan lebih akurat. Jika Sahabat Fimela mencurigai adanya kehamilan berdasarkan tanda ini, disarankan untuk segera melakukan tes kehamilan.

3 dari 5 halaman

Payudara Nyeri atau Bengkak, Perubahan Sensitif di Awal Kehamilan

Perubahan pada payudara juga merupakan salah satu tanda-tanda awal  yang umum terjadi. Payudara Sahabat Fimela mungkin terasa kesemutan, menjadi lunak, nyeri, atau bengkak hanya satu atau dua minggu setelah sel telur yang telah dibuahi menempel di rahim. Perubahan ini disebabkan oleh fluktuasi hormon.

Johns Hopkins Medicine menyebutkan bahwa perubahan payudara biasanya terjadi antara empat hingga enam minggu kehamilan, meskipun bisa dimulai lebih awal, yaitu setelah dua minggu. Hormon-hormon yang bergejolak di awal kehamilan ini membuat payudara menjadi lebih sensitif.

Untungnya, ketidaknyamanan pada payudara ini cenderung berkurang setelah beberapa minggu. Tubuh Sahabat Fimela akan beradaptasi dengan perubahan kadar hormon. Ini adalah bagian alami dari proses adaptasi tubuh terhadap kehamilan.

4 dari 5 halaman

Mual dan Kelelahan, Gejala Umum TandaTanda Awal Kehamilan

Mual, atau yang sering disebut "morning sickness," adalah salah satu tanda-tanda awal kehamilan yang paling dikenal. Meskipun namanya "morning sickness," mual ini bisa menyerang kapan saja, baik siang maupun malam. Gejala ini sering dimulai satu hingga dua bulan setelah pembuahan.

Johns Hopkins Medicine menjelaskan bahwa mual biasanya dimulai antara minggu keempat hingga keenam kehamilan. Hormon kehamilan diyakini berperan besar dalam menyebabkan sensasi mual ini. Beberapa wanita mungkin merasakannya lebih awal, sementara yang lain tidak mengalaminya sama sekali.

Selain mual, kelelahan ekstrem juga menjadi tanda awal kehamilan yang sering dirasakan. Peningkatan cepat kadar hormon progesteron di awal kehamilan berkontribusi besar terhadap rasa kantuk dan lelah ini. Banyak wanita merasa lebih lelah karena tubuh memproduksi lebih banyak progesteron untuk menjaga kehamilan. Kelelahan ini bisa muncul sejak satu minggu setelah pembuahan.

5 dari 5 halaman

Peningkatan Frekuensi Buang Air Kecil, Indikator Perubahan Tubuh

Sahabat Fimela mungkin akan menyadari bahwa frekuensi buang air kecil meningkat secara signifikan. Ini adalah salah satu tanda-tanda awal kehamilan  yang disebabkan oleh peningkatan volume darah dalam tubuh selama kehamilan. Ginjal Sahabat Fimela akan memproses cairan ekstra yang kemudian berakhir di kandung kemih.

Peningkatan kebutuhan untuk buang air kecil ini umum terjadi sepanjang kehamilan. National Institute of Child Health and Human Development menjelaskan bahwa dalam beberapa minggu pertama kehamilan, tubuh memproduksi hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini meningkatkan aliran darah ke daerah panggul, menyebabkan wanita harus buang air kecil lebih sering.

Gejala ini dapat mulai dirasakan antara 6 hingga 8 minggu kehamilan. Meskipun mungkin sedikit mengganggu, ini adalah tanda positif bahwa tubuh Sahabat Fimela sedang beradaptasi untuk mendukung pertumbuhan janin.