Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, kita sering mendengar tentang superfood yang menjanjikan berbagai manfaat kesehatan. Namun, ada satu sayuran akar yang sering terlewatkan padahal memiliki kekuatan luar biasa, yaitu bit merah. Sayuran berwarna ungu kemerahan ini kaya akan nutrisi penting yang dapat mendukung kesehatan jantung, usus, serta secara signifikan mengurangi peradangan dalam tubuh.
Dr. Richard Allison, seorang ahli diet klinis dan ahli gizi di Herbalife, menyoroti bit merah sebagai pahlawan tersembunyi dalam diet sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa bit merah bukan hanya sekadar penambah warna pada hidangan, melainkan gudang mikronutrien esensial. Kandungan nutrisinya yang melimpah menjadikannya pilihan tepat untuk meningkatkan energi dan menjaga tubuh tetap prima.
Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa dietitian menyebut sayuran terabaikan ini mengurangi peradangan, serta bagaimana bit merah dapat menjadi bagian integral dari gaya hidup sehat Anda. Dengan memahami manfaatnya, Sahabat Fimela bisa mulai memasukkan bit merah ke dalam menu harian untuk merasakan dampak positifnya.
Kandungan Nutrisi Bit Merah yang Mengesankan untuk Anti-inflamasi
Bit merah adalah pembangkit tenaga nutrisi yang berkontribusi pada fungsi tubuh optimal dan mengurangi peradangan. Dr. Richard Allison menjelaskan beberapa komponen kunci yang membuat bit merah sangat istimewa. Salah satunya adalah serat makanan, yang sangat penting untuk menjaga kesehatan usus yang baik.
Selain serat, bit merah juga kaya akan nitrat anorganik. Senyawa ini diubah dalam tubuh menjadi oksida nitrat, yang berperan merelaksasi pembuluh darah. Proses ini dapat membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan aliran darah ke otak, dan mendukung kesehatan jantung jangka panjang.
Pigmen betalain yang memberikan warna merah cerah pada bit merah berfungsi sebagai antioksidan kuat. Betalain membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh, sekaligus menurunkan risiko kondisi kronis tertentu. Folat (Vitamin B9) dalam bit merah mendukung sintesis DNA, pembentukan sel darah merah, dan kesehatan jantung. Sementara itu, mangan adalah mineral penting untuk metabolisme dan kesehatan tulang, serta melindungi sel dari kerusakan.
Manfaat Bit Merah Lebih dari Sekadar Mengurangi Peradangan
Tidak hanya dikenal karena sifat anti-inflamasinya, bit merah juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan lain yang patut diperhitungkan. Salah satu manfaat yang paling dikenal adalah kemampuannya menurunkan tekanan darah. Studi menunjukkan bahwa konsumsi jus bit merah secara teratur dapat berkorelasi dengan tekanan darah yang lebih rendah.
Bagi para atlet dan penggemar olahraga, bit merah adalah sekutu yang sangat baik. Sayuran ini populer di kalangan pelari, pengendara sepeda, dan atlet olahraga tim karena kemampuannya meningkatkan kinerja. Bit merah dapat mempercepat pemulihan, meningkatkan daya tahan dengan membantu otot menggunakan oksigen lebih efisien, dan meningkatkan kinerja intensitas tinggi dalam olahraga intermiten seperti sepak bola dan rugbi. Dr. Allison merekomendasikan minum hingga 250ml jus bit, dua hingga tiga jam sebelum berolahraga, karena bentuk jus memberikan nitrat yang lebih terkonsentrasi.
Manajemen berat badan juga menjadi salah satu keunggulan bit merah. Sayuran ini memiliki kepadatan kalori yang rendah, artinya Sahabat Fimela bisa mengonsumsi dalam jumlah banyak tanpa khawatir asupan kalori berlebihan. Sebagai contoh, 100 gram bit merah rebus mengandung sekitar 45 kalori dan 2 gram serat yang mengenyangkan, jauh lebih rendah dibandingkan camilan alternatif seperti keripik.
Tips Praktis Mengonsumsi Bit Merah untuk Kesehatan Optimal
Memasukkan bit merah ke dalam diet harian sangatlah mudah, Sahabat Fimela. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan sehari-hari, mengonsumsi satu atau dua bit merah berukuran sedang beberapa kali seminggu sudah cukup.
Ada beberapa cara efektif untuk mengonsumsi bit merah. Mengonsumsinya dalam bentuk jus adalah metode tercepat untuk meningkatkan kadar nitrat, yang sangat bermanfaat sebelum berolahraga. Bit merah juga dapat dinikmati mentah atau diparut dalam salad, cara ini akan menjaga lebih banyak nutrisi tetap utuh.
Penting untuk diperhatikan, Dr. Allison menyarankan untuk menghindari bit yang direbus terlalu lama atau diasamkan. Proses perebusan berlebihan atau pengacaran dapat mengurangi senyawa bermanfaat yang terkandung di dalamnya. Dengan memilih cara pengolahan yang tepat, Sahabat Fimela bisa memaksimalkan potensi bit merah dalam mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan secara menyeluruh.