3 Anjing Border Collie Ini Pernah Jadi Pahlawan Hutan Chile, Sebarkan Benih Kehidupan Setelah Kebakaran Hebat

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 25 Mei 2026, 16:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Ketika kebakaran hutan terbesar melanda Chile pada 2017, banyak orang mengira alam membutuhkan puluhan tahun untuk benar-benar pulih. Ribuan hektare hutan berubah menjadi lautan abu, habitat satwa hilang, dan kehidupan seolah berhenti di tengah pepohonan yang hangus terbakar.

Namun di tengah kehancuran itu, harapan datang dari tiga ekor anjing Border Collie. Bukan sekadar hewan peliharaan biasa, ketiganya ikut membantu proses reboisasi hutan dengan cara unik, berlari melintasi area bekas kebakaran sambil menyebarkan ribuan benih pohon. Dikutip dari Bored Panda, Kisah menyentuh dari Chile ini pun viral dan menginspirasi banyak orang di seluruh dunia.

Pada Januari 2017, Chile mengalami salah satu bencana kebakaran hutan paling parah dalam sejarah negara tersebut. Api melalap sekitar 580 ribu hektare lahan, menghancurkan rumah warga, membunuh satwa liar, dan menewaskan sejumlah orang termasuk petugas pemadam kebakaran.

Presiden Chile saat itu, Michelle Bachelet, bahkan menyebut tragedi tersebut sebagai “bencana hutan terbesar” dalam sejarah negara mereka. Kota Santa Olga menjadi salah satu wilayah paling terdampak. Banyak kawasan berubah menjadi tanah tandus tanpa tanda kehidupan. Pepohonan musnah, makanan untuk satwa hilang, dan ekosistem lumpuh total.

Di saat banyak pihak fokus pada pembangunan kembali permukiman, seorang aktivis lingkungan bernama Francisca Torres justru memikirkan bagaimana cara menghidupkan kembali hutan yang telah mati.

 

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Anjing Border Collie Jadi Agen Reboisasi Hutan

Tiga ekor anjing Border Collie pernah jadi penyelamat hutan Chile, intip kisah selengkapnya! (Facebook/Francisca Torres)

Francisca Torres merupakan pendiri organisasi lingkungan Pewos yang fokus pada kesejahteraan hewan dan alam. Ia memiliki tiga anjing Border Collie bernama Das, Olivia, dan Summer. Border Collie sendiri dikenal sebagai salah satu ras anjing paling cerdas di dunia. Mereka aktif, cepat, dan memiliki stamina luar biasa.

Melihat kemampuan tersebut, Torres bersama saudarinya, Constanza, mendapatkan ide yang tak biasa. Mereka memasangkan tas khusus berisi benih pohon di tubuh ketiga anjing tersebut. Saat berlari bebas di area bekas kebakaran, benih-benih itu otomatis tersebar di sepanjang jalur yang mereka lewati.

Cara ini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penyebaran manual oleh manusia. Seekor anjing bahkan mampu menjelajahi area hingga sekitar 30 kilometer per hari. Dengan kecepatan dan energi yang mereka miliki, proses penyebaran benih menjadi lebih luas dan alami.

 

3 dari 4 halaman

Menebar Harapan di Tengah Hutan yang Hangus

Tiga ekor anjing Border Collie pernah jadi penyelamat hutan Chile, intip kisah selengkapnya! (@summerbordercollie)

Pemandangan yang dihadapi Das, Olivia, dan Summer saat itu bukanlah padang hijau yang menyenangkan. Mereka harus berlari di antara batang pohon gosong, tanah hitam, dan area hutan yang nyaris tanpa kehidupan.

Berbulan-bulan setelah kebakaran, banyak satwa liar belum kembali ke habitat mereka karena vegetasi benar-benar hilang. Tanpa makanan dan tempat berlindung, hutan seperti kehilangan nyawanya. Namun perlahan, misi sederhana tersebut mulai menunjukkan hasil.

Beberapa laporan menyebutkan rumput dan tanaman rambat mulai tumbuh di area terdampak kebakaran. Meski proses pemulihan hutan membutuhkan waktu panjang, penyebaran benih oleh tiga Border Collie ini menjadi langkah awal yang memberi harapan baru bagi ekosistem setempat.

 

4 dari 4 halaman

“Gaji” Manis untuk Para Anjing Penyelamat Hutan

Menariknya, ketiga anjing ini tentu tidak sadar bahwa mereka sedang membantu menyelamatkan lingkungan. Bagi Das, Olivia, dan Summer, aktivitas itu hanyalah permainan menyenangkan di alam terbuka. Setiap kali kantong benih mereka kosong, Torres akan memberi camilan sebagai hadiah sebelum mengisi ulang tas benih dan kembali berlari.

Selain membantu proses reboisasi, aktivitas tersebut juga membuat anjing-anjing itu tetap aktif dan bahagia.

“Anjing yang lelah adalah anjing yang bahagia,” begitu prinsip sederhana yang dipegang Torres.

Kisah tiga Border Collie penyelamat hutan ini kemudian viral di berbagai media internasional karena dianggap sebagai contoh nyata bahwa solusi lingkungan tidak selalu harus rumit atau mahal. Di tengah meningkatnya krisis iklim dan kebakaran hutan di berbagai negara, cerita dari Chile ini menjadi pengingat bahwa setiap upaya sekecil apa pun tetap berarti.