Sukses

Beauty

Waspada, Kurang Tidur Menyebabkan Otak Menyusut!

Jika saat kecil dulu kita susah disuruh tidur, saat dewasa justru sebaliknya. Tidur menjadi hal yang langka dan berharga sehingga tak jarang orang rela menghabiskan waktu di hari liburnya untuk menebus waktu tidur yang kurang.

Jam tidur yang kurang berdampak buruk bagi tubuh, misalnya kesehatan hati dan jantung. Tetapi tak hanya kurangnya jam tidur yang berefek bagi kesehatan, melainkan juga kualitasnya. Penelitian baru yang dilaporkan oleh CBS News menyebutkan kualitas tidur yang buruk membuat otak menyusut.

Dilansir oleh mindbodygreen.com, peneliti dari Oxford University melakukan pemindaian pada 147 otak orang dewasa yang rata-rata berusia 54 tahun. Pola tidur mereka dipantau selama 3,5 tahun. Hasilnya adalah adanya hubungan antara kualitas tidur yang buruk dengan penurunan volume otak pada gray matter atau otak kecerdasan. Gray matter adalah bagian otak yang membantu manusia dalam hal penalaran, perencanaan, memori dan pemecahan masalah.

Masalahnya, masalah tidur ini dialami hampir sebagian besar populasi manusia di dunia. Lebih buruknya hal ini akan bertambah saat kita beranjak tua. Jadi jika Anda sulit tidur atau sering terbangun sepanjang malam maka mungkin sudah saatnya Anda mengatur kembali rutinitas tidur dan menemukan cara meningkatkan kualitas tidur. Jika dirasa mulai mengganggu kehidupan, segeralah berkonsultasi ke dokter agar diberikan penanganan yang tepat.

(vem/wnd)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading