Sukses

FimelaMom

5 Cara Bijak Mencegah Konflik Antar Saudara Sejak Dini

Fimela.com, Jakarta Hubungan antar saudara memang tidak selalu berjalan dengan mulus. Meskipun mereka tumbuh dalam lingkungan yang sama, perbedaan karakter dan kebutuhan dapat membuat gesekan mudah muncul. Bagi orang tua, pertengkaran kecil mungkin tampak sepele, tapi jika tidak ditangani dengan baik, pertengkaran bisa berkembang menjadi kebiasaan buruk yang terbawa hingga dewasa. 

Pertengkaran saudara memang wajar terjadi, bahkan menjadi bumbu pelengkap dalam hubungan antar saudara. Namun, orang tua tetap perlu mengelolanya dengan sehat. Anak-anak butuh belajar bagaimana mengelola emosi, berkomunikasi, dan memahami perbedaan dengan baik. Ada beberapa kebiasaan sederhana yang ternyata dapat membantu membangun hubungan yang positif bagi bagi anak satu sama lain. Hubungan yang positif antar saudara akan membantu meningkatkan kemampuan berempati, keterampilan sosial, serta keterlibatan yang lebih besar bagi lingkungan sekitar. 

Mencegah konflik bukan berarti menghentikan seluruh bentuk perbedaan, melainkan membantu anak memahami bahwa perbedaan adalah hal yang normal dan perlu dihadapi dengan bijak. Berikut ini FIMELA merangkum lima cara bijak untuk mencegah konflik berkepanjangan sekaligus mengajarkan anak mengelola emosi dengan baik. Yuk, simak sahabat FIMELA!

Ajarkan Anak Cara Mengungkapkan Emosi dengan Tepat

Kesalahpahaman antar saudara sering muncul karena anak tidak tahu cara mengekspresikan perasaan dengan tepat. Oleh karena itu, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk menunjukkan contoh komunikasi yang baik, seperti menyampaikan perasaan tanpa berteriak, tidak menyalahkan, tidak menggunakan kekerasan, dan menggunakan kata-kata yang sopan. Dengan mengajarkan kebiasaan yang tepat, anak akan memahami bahwa konflik bisa diselesaikan tanpa harus menggunakan emosi.

Hindari Membandingkan Anak

Secara tidak sadar, banyak orang tua sering membandingkan anak-anaknya dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika salah satu memiliki keunggulan tertentu. Padahal, ketika dibandingkan, anak akan cenderung merasa iri dan menimbulkan rasa persaingan satu sama lain. Sebaliknya, fokuslah pada kelebihan masing-masing anak dan tingkatkan empati yang sama terhadap semua anak. Jika anak berkonflik, jangan menunjukkan keberpihakan, melainkan jelaskan kepada anak lainnya bagaimana perasaan saudara yang marah dan membantu menguraikan masalah yang ada. 

Melakukan Mediasi Konflik Antar Saudara dengan Bijak

Ketika kedua saudara bertengkar, orang tua cenderung datang untuk mengakhiri pertengkaran dengan membentak salah satu atau kedua anak. Cara tersebut tidak tepat untuk dilakukan. Sebaliknya, tenanglah dan dengarkan apa yang anak rasakan, sehingga anak dan orang tua bisa menemukan inti permasalahan. Orang tua dapat membantu anak memahami bahwa emosi yang mereka miliki penting dan berharga.

Mendorong Perilaku Positif dan Memujinya

Tidak hanya mencegah konflik, orang tua juga dapat membiasakan diri untuk mendorong perilaku yang diinginkan dari anak. Gunakan penguatan atau pujian positif ketika anak sedang bermain bersama dengan baik. Tindakan ini akan membantu anak memahami bahwa apa yang mereka lakukan tepat dan meningkatkan kedamaian. Tidak hanya itu, orang tua juga dapat mendorong anak untuk saling mengucapkan kalimat positif terhadap satu sama lain seperti “bagus sekali”, “kerja bagus”, atau “terima kasih kak atau dik” setiap mereka bermain bersama.

Tetapkan Aturan Keluarga yang Jelas

Salah satu cara untuk membangun hubungan keluarga dan saudara yang harmonis adalah dengan membangun peraturan tertentu, khususnya yang berkaitan dengan komunikasi, perilaku, dan penanganan konflik. Misalnya, tidak boleh menggunakan bahasa kasar satu sama lain, tidak menggunakan barang saudara tanpa izin, atau tidak boleh menggunakan kekerasan fisik saat emosi. Tetapkan aturan secara jelas dan ketat, sehingga anak dapat lebih disiplin. 

Anak bertengkar memang dapat membuat orang tua pusing dan stres, tapi justru pertengkaran itulah yang mendukung proses tumbuh kembang anak. Dengan cara dan kebiasaan yang tepat, orang tua dapat mengelola konflik antar saudara menjadi hal yang positif. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading