Sukses

Lifestyle

FIMELA FEST 2019: Menjadi Perempuan Berani, Bukan Berarti Bertindak Sesuka Hati

Fimela.com, Jakarta Proses untuk menjadi perempuan yang berani bisa cukup panjang. Berbagai tantangan dan hambatan perlu kita taklukkan. Meskipun begitu, menjadi perempuan pemberani bukan berarti bisa bertindak sesuka hati. Tetapa saja penting untuk selalu memikirkan konsekuensi atas setiap pilihan yang kita buat dalam hidup.

Dalam karier misalnya, keberanian kita untuk mengajukan sebuah opsi baru dalam suatu pekerjaan harus disertai dengan kemampuan untuk menganalisis konsekuensinya. Kita harus bertanggung jawab atas setiap pilihan yang kita buat dalam hidup. Tak bisa kita lepas tangan begitu saja setelah memutuskan suatu hal atau mengambil risiko baru.

Menjadi perempuan berani, kita tetap perlu respek atau menghargai orang-orang di sekitar kita. Jangan hanya karena terlalu mementingkan dan memikirkan diri sendiri, kita jadi tak peduli lagi dengan orang-orang di sekitar kita. Tetap hargai keberadaan dan peran orang-orang di sekitar kita. Jangan sampai kita terlalu egois hanya menuruti kemauan sendiri dengan mengabaikan kepentingan orang lain.

 

 

Boldness doesn't mean rude, obnoxious, loud, or disrespectful. Being bold is being firm, sure, confident, fearless, daring, strong, resilient, and not easily intimidated. It means you're willing to go where you've never been, willing to try what you've never tried, and willing to trust what you've never trusted. Boldness is quiet, not noisy. - Mike Yaconelli

Keberanian sejati akan disertai dengan kemampuan untuk bertanggung jawab. Bertanggung jawab atas setiap pilihan yang diambil. Mau dan mampu mengatasi setiap tantangan yang hadir demi mencapai tujuan atau target yang diinginkan. Belajar dari kegagalan dan kekalahan unutk menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya.

You can't have a hit every time. The main thing is to keep on working and not be afraid to take risks. It's better to do something that's not perfect and successful every time. It's important to be fearless and move forward, to learn from what went wrong. - Jhumpa Lahiri

Ada saat-saat kita membuat kesalahan dalam sebuah pilihan yang kita ambil. Keberanian yang kita lakukan ternyata mengandung risiko yang tak kita duga sebelumnya. Di sini, kita tetap perlu berpikir jernih. Tak langsung menyalahkan keadaan atau menyalahkan orang lain. Ambil hikmah dan pelajaran dari kesalahan atau kegagalan yang ada, lalu lanjutkan hidup dengan lebih baik, itu baru yang namanya berani.

Senantiasa #GrowFearless membuat kita bisa lebih mawas diri dengan setiap pilihan yang kita ambil dalam hidup. Pastinya setiap pilihan akan disertai dengan risiko atau konsekuensinya. Kita hanya perlu untuk senantiasa mau terus belajar dari waktu ke waktu demi hidup yang lebih baik.

                                                                                   ***

FIMELA ingin mengajakmu menjadi perempuan Indonesia yang tangguh, dan terbebas dari rasa takut. Ketahuilah bahwa setiap perempuan terlahir istimewa. Yuk, Grow Fearless bersama Fimela. Segera daftarkan dirimu di sini dan dapatkan undangan FIMELA FEST 2019. 

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Tak Perlu Marah pada Takdir, sebab Tiap Orang Punya Jalan Hidup Masing-Masing
Artikel Selanjutnya
Fimela Fest 2019: Ussy Sulistiawaty Siapkan Obat Herbal untuk Anaknya di Musim Hujan