Sukses

Lifestyle

Pilihan Profesi yang Tepat Bisa Membuat Hidup Terasa Lebih Berarti

Fimela.com, Jakarta Tahun baru, diri yang baru. Di antara kita pasti punya pengalaman tak terlupakan soal berusaha menjadi seseorang yang lebih baik. Mulai dari usaha untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan, menjalin hubungan, meraih impian, dan sebagainya. Ada perubahan yang ingin atau mungkin sudah pernah kita lakukan demi menjadi pribadi yang baru. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Change the Old Me: Saatnya Berubah Menjadi Lebih Baik ini.

***

Oleh: Dyah Susanti - Klaten

Terlahir dengan fisik yang tidak "cantik" mungkin hal itu yang bisa menggambarkan diriku sebagai wanita selama ini. Bertubuh tambun dengan berbagai kekurangan di sana-sini. Selalu menjadi yang paling menonjol karena besar tubuhku.

Selama bertahun-tahun menjadi introver dan selalu menutup diri dengan dunia luar. Selalu memegang prinsip "tidak bersua agar tidak ter-bully" dengan siapa pun. Saat orang-orang dalam seragam putih abu-abunya mulai menambah pengalaman, bergaul dengan berbagai kalangan, berteman dengan dunia, merasa kasmaran dengan lawan jenis, masa putih abu-abuku hanya kuhabiskan sebagai seorang pelajar introver yang hanya tahu mengerjakan PR dan pulang setelah bel pelajaran selesai.

Berbagai upaya kucoba untuk mengubah bentuk tubuhku. Menahan lapar, lari keliling lapangan, tapi tidak sampai tahap ekstrem karena kedua orangtuaku adalah semangat dan support utamaku yang selalu mengingatkan betapa berharganya diriku.

Waktu putih abu-abuku berlalu begitu saja, dengan kenangan suram dan sama sekali tidak menarik. Hingga akhirnya aku mulai menemukan passion-ku. Berkuliah sebagai seorang bidan dan mulai bekerja sebagai seorang bidan. Ya bidan, profesi luar biasa yang mengubah diriku yang dulu, dari seorang introver yang selalu memiliki mindset fisik adalah hal utama menjadi diriku yang sekarang seorang bidan muda profesional yang menjadi teman sejati ibu-ibu yang sedang berjuang melahirkan.

Membuat Hidup Lebih Berarti

Ucapan terima kasih yang selalu kudengar dari klienku, binar bahagia mereka saat menceritakan kesabaranku dan sosok diriku yang berjasa kala mereka berjuang. Setiap saat mereka mengenalkan diriku dengan ungkapan, “Ini lho, Bu Bidan kamu dulu, Nak,” kepada bayi-bayi kecil mereka adalah hal luar biasa yang membangkitkan semangat dalam diriku.

Tidak ada yang berubah dari fisikku. Aku masih menjadi wanita dengan berat badan belebih, tapi jati dirikulah yang menjadi lebih baik. Kekurangan fisik bukanlah lagi penghalang untukku bisa menjadi berguna, senyumanku, sentuhan hangatku dan segala afirmasi positif dariku masih menjadi hal yang luar biasa berguna bagi para klienku.

Untuk mereka yang menganggapku sebelah mata, masih sangat kupersilakan melakukan body shaming terhadap fisikku, tapi tidak dengan hatiku. Aku bangga menjadi diriku. Aku wanita hebat. Lewat profesiku dan hati nuraniku sebagai seorang bidan.

#GrowFearless with FIMELA

Loading