Sukses

Lifestyle

Restoran, Bar dan Chef Terbaik di Jakarta Menurut Anugerah Jakarta’s Best Eats

Jakarta KAUM Jakarta, Image: FoodieS

Seperti yang diucapkan oleh Jed Doble, Publisher Foodies dalam sambutannya pada malam penganugerahan yang berlangsung di hotel Four Seasons Jakarta, 22 Februari 2017 kemarin. Beberapa tahun lalu bila ingin mencari pengalaman kuliner yang istimewa dan berkelas kita masih harus ke Singapura, Hong Kong atau Jepang. Sekarang? Tak usah repot. Restoran keren tersebar di seantero Jakarta. Tinggal pilih sesuai selera.

Penghargaan Jakarta’s Best Eats sendiri digagas oleh FoodieS, media kuliner berbahasa Inggris (mereka berbasis di Jakarta), bekerjasama dengan Aqua Reflections. Sekilas seperti sebuah kompetisi, tapi ini sejatinya adalah Restaurant Awards yang berkomitmen untuk mengapresiasi kerja keras pelaku industri kuliner di Ibukota. Sebuah penghargaan yang diharapkan mampu memicu kreativitas pelaku industri ini, supaya bakat-bakatnya mampu bersaing secara internasional.

Dan penyaringan tempat-tempat terbaik di Jakarta ini sudah dilakukan sejak Desember 2017 lalu. Setidaknya ada 300 restoran yang mendaftar untuk diseleksi. Penjuriannya sendiri dilakukan oleh sebuah grup yang beranggotakan chef papan atas, food writers, social influencers, perwakilan Aqua Reflections dan praktisi kuliner yang sudah ditunjuk.

Kriteria penilaiannya juga cukup spesifik dan menarik. Poin-poinnya antara lain: 50% untuk jenis hidangan (rasa, kreativitas, dan presentasi), 20% untuk kualitas pelayanan di tempat yang bersangkutan, 20% untuk variasi minuman atau daftar wine yang tersedia, sisa 10% untuk karakter dan desain interior tempat yang dinilai. Penilaian hanya bisa dilakukan bila anggota dewan juri sudah pernah makan di tempat yang akan dinilai. Kunjungan setahun terakhir masih bisa dijadikan acuan penilaian. Dan mengutip rilis di situs FoodieS sendiri, dipastikan tak ada anggota juri yang mendapat insentif berkaitan dengan proses penilaian.

Di kategori top 40’s restaurants, ada puluhan nama-nama yang terbagi atas 3 kategori: Casual Dining, Upscale Dining, dan Fine Dining. Semua nama restoran di bawah ini dinyatakan sebagai pemenang, sesuai kategorinya.

 

FINE DINING

•Akira Back •Alto •Amuz •Emilie French Restaurant •Henshin •Li Feng •Namaaz •NUSA Indonesian Gastronomy •OKU •View Restaurant & Bar

 

UPSCALE DINING

•Altitude Grill •AMKC Atelier •Arts Café by Raffles •Attarine •Bistro Baron •Caffé Milano •Huize Van Wely •KAUM •Kembang Goela •Kila Kila •La Posta •Le Quartier •Meradelima •Momozen •Mr. Fox •Palm Court •Paradise Dynasty •Tugu Kunstkring Paleis •Turkuaz •Up in Smoke

 

CASUAL DINING

•Beau by Talita Setyadi •Benedict •FŪJIN – Teppanyaki & Japanese •Whisky •GIOI •Koi Kemang •Monolog Coffee Co. •SevenFriday Space •St Ali Jakarta •The Goods Diner •Warung Turki by Turkuaz

 

Baca juga:

Ini menu sarapan sehat dan fotogenik ala supermodel

 

Di luar semua pemenang kategori-kategori di atas, ada 3 pemenang lain di kategori tunggal utama. Tentu, status pemenang di sini jadi sangat prestisius. Sebuah status yang sejatinya adalah hasil kerja keras setahun terakhir dari masing-masing pemenang.

Restaurant of The Year dianugerahkan kepada KAUM Jakarta. Gelar yang cukup pantas mengingat KAUM Hong Kong juga berada di daftar Micheline. Dimana kualitas, konsep dan estetika tak perlu dipertanyakan lagi.

Chef of The Year diberikan kepada Ragil Imam Wibowo dari NUSA Indonesia Gastronomy. Restoran miliknya juga menang di kategori FINE DINING.

Bar of The Year direbut oleh Leon (yang berlokasi tak jauh dari kantor FIMELA). Jika ada satu tempat yang sibuk menjadi tuan rumah puluhan event setahun terakhir, itu adalah Leon.

Sebagai penutup, gunakan semua informasi di artikel tidak singkat ini sebagai panduan bersantap di Jakarta. Ajak kolega, keluarga, rekan bisnis potensial. Buktikan bahwa Jakarta bukan hanya mall, mall, dan mall. Kita punya banyak tempat bersantap yang brilian.

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Pemprov DKI Pasang Tugu Sepatu untuk Mempercantik Jakarta
Artikel Selanjutnya
Jakarta Menduduki Peringkat 9 di Dunia Terkait Polusi Udara, Data Menunjukan PSBB dan PPKM Tidak Berpengaruh