Sukses

Lifestyle

Starbucks Indonesia dan Chelsea Islan kampanyekan bahaya kanker payudara bersama Lovepink

Fimela.com, Jakarta Memasuki Breast Cancer Awareness Month di Oktober 2018 ini, Starbucks Indonesia kembali bekerja sama dengan Lovepink (Yayasan Daya Dara Indonesia) kembali menjalankan kampanye Pinkvoice untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kanker payudara.

Dilansir dari situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kasus kanker payudara tercatat sebagai jenis kanker terbanyak dengan jumlah pasien sebanyak 12.014 orang menurut Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS), dan menurut data dari Rumah Sakit Kanker Dharmais yang mana merupakan RS rujukan nasional, jumlah pasien rawat jalan dan rawat inap kanker payudara mencapai 40% dari total pasien. Hal ini menunjukkan kanker payudara telah menjadi kasus kematian tertinggi, khususnya di Indonesia.

Untuk itu, melalui kampanye Pinkvoice, Lovepink bergerak di tengah masyarakat guna meningkatkan kesadaran semua akan bahaya kanker payudara. Kampanye Pinkvoice ini dilakukan dengan beragam kegiatan, "mulai dari Pink Talk, Pink Zumba, dan juga Pink Truck yang akan berjalan di lima kota yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta selama Oktober ini," ujar Liryawati, Chief Marketing Officer Starbucks Indonesia, Rabu (3/10) kemarin.

Tahun ini, tema yang diusung ialah Chat That Matter, dengan tagline "Talk about it, share it, and save more". Hal tersebut merepresentasikan tujuan kampanye pinkvoice yakni "Menyuarakan kepedulian pada kanker payudara melalui sosial media ataupun menjadikan ini tipik kecil di setiap percakapan, terutama anak muda, akan sangat membantu menyebarkan informasi kepedulian pada kanker payudara," ujar Shanti Persada, pejuang kanker payudara sekaligus founder Lovepink.

 

Dukungan Chelsea Islan dan Starbucks Indonesia

Di kampanye Pinkvoice tahun ini, Chelsea Islan masih digandeng sebagai ambassador untuk menyuarakan kepedulian terhadap kanker payudara.

"Ibuku juga survivor breast cancer, dan belum ada generasi muda yang ingin menyuarakan di kalangan aku, teman-teman sekolah atau di industri ini. Jadi aku mau menyuarakan ini, mau mengajak anak muda lebih banyak lagi untuk ikut serta, dan juga aware terhadap ini (kanker payudara), karena ini bukan cuma untuk perempuan, lelaki juga bisa terdiagnosa. Ini (kanker payudara) juga nggak memandang umur, dari situ aku merasa ada panggilan untuk jadi aktivis," Chelsea menjelaskan panjang lebar mengenai alasan keterlibatannya pada kampanye yang diselenggarakan Lovepink.

Tak hanya Chelsea Islan, untuk mendukung kampanye Pinkvoice Starbucks Indonesia menyediakan tiga varian minuman berwarna pink yang tersedia di seluruh gerai Starbucks Indonesia selama bulan Oktober. Tiga minuman tersebut adalah Iced Pink Macchiato, Strawberry Cold Foam Iced Espresso, dan Fantasia Yogurt Frappuccino. 

Sebagian dari hasil penjualan minuman pink ini akan disumbangkan ke Lovepink untuk keberlanjutan misi sosial mereka yakni Deteksi Dini Kanker Payudara. 

"Starbucks merupakan tempat berkumpul, saling bercerita, dan harapan kami ketika sedang menikmati minuman pink ini, mereka akan 'think pink', mendorong percakapan dan saling berbagi kepada sesama seputar isu kesehatan ini untuk menyelamatkan lebih banyak," ujar Liryawati, Chief Marketing Officer Starbucks Indonesia.

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Penanganan Kanker Payudara Hingga ke Pelosok Daerah
Artikel Selanjutnya
Sambut Musim Liburan dengan Kreasi Kopi Peppermint dan Kacang yang Ikonik