Sukses

Parenting

Ibu Menyusui tak Boleh Minum Kopi, Benarkah?

Fimela.com, Jakarta Masa menyusui merupakan salah satu masa yang indah bagi seorang ibu. Pada masa ini, kita bisa membangun kedekatan dan kasih sayang dengan buah hati tercinta. Untuk memberikan ASI yang terbaik pada si kecil, pola makan kita pun perlu diatur dengan baik. Pengaturan pola makan ini pun tak lepas dari minuman yang kita konsumsi. Termasuk soal konsumsi kafein selama masa menyusui.

Bolehkah ibu menyusui mengonsumsi kafein? Dikutip dari purewow.com, konsumsi kafein yang tak berlebihan (sekitar dua cangkir kopi per hari) masih terbilang aman selama masa menyusui. American College of Obestetricians and Gynecologists (ACOG) mengungkapkan bahwa minum kafein yang tak berlebihan (sekitar 200 mg per hari) tak memengaruhi bayi kita. Meski benar bahwa jejak kafein yang dikonsumsi ibu dapat ditemukan pada ASI, tapi jumlahnya yang terkonsumsi bayi umumnya sangat kecil dan tak memberi dampak negatif yang signifikan.

Bayi yang Baru Lahir dan Bayi Prematur Lebih Sensitif terhadap Efek Kafein

Ketika bayi baru lahir atau bayi lahir prematur, dalam beberapa hari pertama masa menyusui sebaiknya hindari konsumsi kafein. Sebab bayi yang baru lahir dan bayi yang lahir prematur bisa sangat sensitif terhadap efek kafein. Selain itu, ada juga bagi yang pada dasarnya lebih sensitif terhadap kafein yang membuat mereka gampang refel dan tak mau disusui.

 

Perhatikan Efeknya pada Bayi

Bila kita melihat bayi yang kita susui tampak rewel atau tidak bisa tenang setelah kita minum kafein, saatnya untuk mengurangi atau menghindari konsumsi kafein. Kita juga bisa menyiasatinya membuat jadwal khusus minum kopi yang tak mengganggu rutinitas kita menyusui dengan memberi jeda waktu sekitar 3 jam.

Jika masih ragu atau bingung, tak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter, ya. Tetap utamakan pemberian ASI yang terbaik untuk si kecil demi tumbuh kembangnya yang lebih optimal.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
3 Alasan Memompa ASI di Toilet Berbahaya
Artikel Selanjutnya
6 Penyebab Produksi ASI Menurun Saat Menyusui