Sukses

Beauty

Perbedaan Ketombe dan Kulit Kepala Kering yang Harus Kamu Ketahui

Fimela.com, Jakarta Penampilan seringkali jadi fokus utama seseorang. Bagaimana tidak? Penampilan adalah hal yang pertama kali dilihat oleh orang lain. Melalui penampilan, seseorang bisa terlihat karakteristiknya.

Penampilan yang rapi dan menarik bisa membuat kesan yang baik bagi orang lain. Maka dari itu penampilan tidak bisa diabaikan begitu saja.

Penampilan tidak melalui mengenai pakaian yang dikenakan, bisa juga dilihat dari style rambutnya. Coba kamu perhatikan, lebih menarik mana orang yang rambutnya terlihat rapi dibandingkan dengan orang yang rambutnya berantakan? Pastinya orang yang berambut rapi jadi terlihat lebih menarik. Maka dari itu, rambut juga penting untuk diperhatikan karena bisa menunjang penampilanmu.

Tidak hanya rambut yang berantakan, rambut yang berketombe seringkali membuat penampilan jadi tidak menarik. Namun terkadang ketombe tidak kunjung hilang meskipun sudah dirawat menggunakan berbagai produk. Coba perhatikan lagi, jangan-jangan kamu tidak berketombe tapi justru kulit kepalamu yang kering?

Kalau kamu keliru membedakan ketombe dengan kulit kepala kering, bisa-bisa kamu juga keliru menanganinya. Yuk kenali lebih jauh perbedaan antara ketombe dan kulit kepala kering agar kamu bisa menanganinya secara tepat.

Jangan Sampai Tertukar antara Ketombe dan Kulit Kepala Kering

1. Bentuknya berbeda

Sekilas memang mirip, namun keduanya punya bentuk yang berbeda. Kulit kepala kering bentuknya berupa serpihan kecil-kecil dengan tekstur kering berwarna keputihan. Dikarenakan ukurannya yang kecil dan kering, saat bergerak, serpihan akan mudah berjatuhan. Serpihan bersisik ini menyebabkan gatal dan inflamasi di kulit kepala.

Sedangkan bentuk dari ketombe berupa serpihan kulit yang mengelupas yang ditandai sisik-sisik berukuran besar. Saat disentuh akan memberi kesan berminyak dan lengket di rambut. Warna ketombe basah biasanya kekuningan atau agak putih. Ketombe basah bisa menyebabkan rasa gatal yang mengganggu aktivitas.

2. Penyebab

Penyebab kulit kepala kering dan ketombe pun sangat berlainan. Kulit kepala kering disebabkan karena kondisi kekeringan pada kulit kepala dikarenakan perubahan cepat pada kulit; membuat proses pengelupasan berlangsung sangat cepat sehingga menyebabkan masalah kulit. Penyebabnya adalah autoimun dengan pemicu yang bervariasi. Di antara pemicu kondisi ini adalah paparan udara dingin dan kering, kulit sensitif/kering, faktor usia, memiliki autoimun seperti eksim atau psoriasis, hingga reaksi alergi dari produk rambut.

Sedangkan ketombe d isebabkan produksi minyak berlebih di kulit kepala. Hal ini menyebabkan kuman, sel-sel kulit mati, dan kotoran mudah berkumpul. Penumpukan kotoran ini membuat bakteri dan jamur tumbuh, kemudian menyebabkan ketombe disertai gatal-gatal yang mengganggu. Jamur yang menyebabkan ketombe disebut dengan jamur malassezia.

Penanganannya pun Juga Berbeda

Penyebab dari kulit kepala kering dan ketombe jelas berbeda. Maka dari itu, cara penanganannya pun juga berbeda. Kalau kamu keliru membedakan antara ketombe dan kulit kepala kering lalu menggunakan produk yang keliru, yang terjadi justru permasalahanmu akan semakin parah. Oleh karena itu, kamu harus bisa memilih penanganan yang sesuai dengan permasalahan yang kamu alami.

Cara mengatasi kulit kepala kering:

  • Pilih sampo yang mengandung asam salisilat untuk mengurangi gatal.
  • Perhatikan asupan makanan yang bergizi. Pilih sumber makanan yang kaya vitamin D (susu, keju, telur, almond) untuk mencegah kekurangan vitamin D yang berdampak terhadap kesehatan kulit kepala dan rambut.
  • Jika kondisi kulit tidak membaik, konsultasikan masalahmu ke dokter kulit terpercaya dan kredibel untuk rekomendasi penanganan yang lebih tepat sasaran.

Cara mengatasi ketombe:

  • Rutin keramas menggunakan sampo dan kondisioner khusus perawatan antiketombe.
  • Biasakan membilas rambut hingga tidak ada sisa residu sampo maupun kotoran yang tertinggal. Hal ini penting untuk menghindari munculnya jamur penyebab ketombe.
  • Saat keramas, pijat lembut kulit kepala agar bahan aktif sampo antiketombe bisa terserap sempurna di kepala. Ini dapat membantu melenyapkan jamur penyebab ketombe.

Setelah mengetahui perbedaan antara ketombe dan kulit kepala kering, pastinya kamu juga tahu penanganan mana yang terbaik untuk menangani permasalahanmu. Jangan sampai keliru lagi ya, Sahabat Fimela.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading