Sukses

Health

6 Rekomendasi Jenis Olahraga untuk Si Super Sibuk agar Tetap Bugar

Fimela.com, Jakarta Kesibukan sehari-hari sering kali membuat olahraga jadi prioritas terakhir dalam daftar kegiatan. Bangun pagi terburu-buru, seharian penuh rapat atau tugas, lalu malam sudah habis untuk istirahat. Tak heran, banyak orang akhirnya merasa tidak punya waktu untuk berolahraga.

Padahal, menjaga tubuh tetap aktif sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki rutinitas super sibuk. Olahraga tak hanya membantu menjaga kebugaran fisik, tapi juga bisa meningkatkan konsentrasi, memperbaiki mood, hingga membuat tidur lebih nyenyak. Dengan kata lain, olahraga adalah investasi kecil untuk energi besar sepanjang hari.

Namun, olahraga tidak harus selalu berjam-jam di gym lho Sahabat Fimela. Dilansir dari GQ Middle East, hanya dengan menyisihkan waktu 10 hingga 60 menit, kamu bisa mendapatkan manfaat besar bagi tubuh. Kuncinya adalah memilih jenis latihan yang sesuai dengan durasi waktumu. Dari HIIT yang singkat namun intens, yoga untuk menenangkan pikiran, hingga long run untuk melatih fisik sekaligus mental.

10 Menit: HIIT (High-Intensity Interval Training) untuk Efek Maksimal dalam Waktu Singkat

Jika kamu hanya punya waktu sebelum berangkat kerja atau di sela istirahat siang, HIIT bisa jadi pilihan. Olahraga ini mengombinasikan gerakan intens seperti squat jump, burpees, atau push-up dengan istirahat singkat. Hasilnya, tubuhmu bekerja ekstra keras dan kalori tetap terbakar bahkan setelah sesi selesai.

Cukup lakukan pola sederhana seperti tabata yaitu 20 detik gerakan maksimal, lalu istirahat 10 detik, diulang selama delapan ronde. Meski singkat, efeknya setara dengan olahraga kardio lebih lama. Cocok banget untuk kamu yang si super sibuk ingin hasil cepat.

20 Menit: Yoga Cepat untuk Relaksasi Pikiran dan Tubuh

Yoga sering dianggap butuh waktu panjang, padahal ada variasi yang bisa dilakukan hanya dalam 20 menit. Dengan vinyasa flow, tubuh bergerak dinamis mengikuti napas—membuat otot meregang, pikiran lebih rileks, dan energi kembali segar.

Selain membantu mengurangi stres akibat pekerjaan, yoga juga melatih fleksibilitas dan memperbaiki postur tubuh. Kamu bisa mengikuti video singkat dari instruktur yoga online, sehingga mudah dilakukan kapan saja tanpa perlu studio khusus.

30 Menit: Weightlifting untuk Kekuatan dan Postur Tubuh

Jika punya waktu setengah jam, cobalah angkat beban. Latihan ini tidak hanya membentuk otot, tapi juga menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan metabolisme tubuh. Kamu bisa memulainya dengan latihan full body seperti goblet squat, overhead press, atau kettlebell swing.

Jangan khawatir harus mengangkat beban super berat, bahkan beban ringan sekalipun bisa memberikan hasil jika dilakukan dengan teknik yang benar. Dengan rutin, kamu akan merasakan tubuh lebih kuat dan berenergi sepanjang hari.

40 Menit: Pilates untuk Melatih Otot Inti dan Postur Elegan

 

40 Menit: Pilates untuk Melatih Otot Inti dan Postur Elegan

Pilates adalah pilihan tepat bagi yang ingin olahraga low-impact tapi tetap efektif. Dalam 40 menit, kamu bisa fokus melatih otot inti, meningkatkan keseimbangan, serta memperbaiki postur tubuh. Gerakan pilates juga lembut pada persendian, sehingga aman dilakukan meski di rumah.

Selain manfaat fisik, pilates juga membuat tubuh terasa lebih panjang dan lentur, memberikan efek elegan pada postur sehari-hari. Tak heran, olahraga ini jadi favorit banyak selebriti dan pekerja sibuk yang ingin hasil maksimal tanpa latihan terlalu berat.

50 Menit: Running Intervals untuk Stamina dan Pembakaran Kalori

Buat kamu yang ingin olahraga outdoor, cobalah lari dengan metode interval. Caranya: lakukan sprint singkat selama 30–60 detik, lalu istirahat dengan berjalan kaki. Ulangi pola ini hingga 50 menit.

Running intervals bukan hanya meningkatkan daya tahan tubuh, tapi juga membakar kalori lebih banyak dibanding lari santai biasa. Selain itu, olahraga ini melatih jantung dan paru-paru agar lebih kuat. Cocok untuk kamu yang ingin tantangan lebih intens.

60 Menit: Long Run untuk Melatih Fisik dan Mental

Jika akhir pekan lebih longgar, gunakan satu jam untuk long run atau lari jarak jauh dengan kecepatan stabil. Selain membakar kalori dalam jumlah besar, olahraga ini juga melatih konsistensi dan mental.

Long run membantu meningkatkan stamina, memperkuat otot kaki, serta memberi efek menenangkan pikiran. Banyak pelari menyebut long run sebagai “moving meditation” karena ritme langkah yang stabil membuat pikiran terasa lebih jernih.

Sahabat Fimela, olahraga bukan tentang seberapa lama kamu punya waktu, tapi bagaimana memanfaatkannya. Mulai dari 10 hingga 60 menit, ada banyak pilihan latihan yang bisa disesuaikan dengan kesibukanmu. Jadi, tidak ada lagi alasan kalau nggak sempat olahraga. Kamu cukup pilih jenis workout yang sesuai, lalu nikmati tubuh lebih sehat, segar, dan bugar setiap hari.

Penulis: Siti Nur Arisha

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading