Sukses

Food

Mengapa Bumbu Sebaiknya Tidak Direbus Bersama Mi Instan?

Fimela.com, Jakarta Siapa sih yang tak suka dengan mi instan? Rasanya yang enak, asin dan gurih menjadi salah satu alasan mengapa makanan ini menjadi favorit banyak orang. Cara memasak mie instan kemungkinan juga berbeda-beda untuk setiap orang.

Ada tipe orang yang suka versi mi instan original, ada orang yang suka menambahkan telur dan sayuran, ada yang suka menambah cabai rawit dan kecap, dan ada juga yang suka mengolahnya dengan berbagai macam topping keju. Bahkan beberapa waktu lalu ada video viral makan mie instan yang bumbunya dipisah dan dicocol. Ada-ada saja memang cara orang makan dan mengolah mi instan.

 

Bumbu sebaiknya tidak direbus bersama mie instan

Tapi tahukah kamu bahwa ternyata sebaiknya bumbu tidak direbus bersama mie instan? Di balik setiap kemasan mi instan sendiri juga selalu dicantumkan tata cara atau instruksi memasak mie instan dengan cara bumbu dituang ke mangkuk atau piring, jarang sekali menemukan instruksi merebus bumbu langsung bersama dengan mie. 

Ternyata ada alasannya Sahabat Fimela. Itu karena cara tersebut dianggap kurang sehat. Bumbu mi instan ternyata jika dipanaskan bisa mengalami perubahan struktur kimia sehingga dapat bersifat racun atau menyebabkan keracunan ringan. 

Risiko kanker

Jika dimasak dengan minyak sampai dengan suhu yang tinggi, kandungan di dalam bumbu ini kemungkinan bisa berpotensi menjadi penyebab penyakit kanker. Jika selama ini kamu tipe orang yang mencampur bumbu di panci saat memasak mi instan, segera hentikan ya Sahabat Fimela. 

Karena itulah sebaiknya kita mengikuti aturan masak mi seperti yang sudah dituluskan di kemasan, terutama saat masak mie kuah. Rebus mi dengan air mendidih, tiriskan, setelah itu baru campur dengan bumbu di tempat terpisah untuk mi goreng. Untuk mi kuah, sisihkan air rebusan secukupnya untuk dituang ke dalam mangkuk yang sudah berisi bumbu.

Ikuti instruksi memasak pada kemasan

Untuk mengurangi risiko penyakit, akan lebih baik lagi jika kita membatasi konsumsi mie instan setiap harinya. Cukup satu bungkus setiap beberapa minggu sekali. Karena bagaimana pun, meski menjadi makanan paling praktis bagi semua orang, sayangnya mi instan belum bisa memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. 

Memasak mi instan memang sangat mudah, tapi sebaiknya selalu mengikuti aturan yang ada di bungkus mi tersebut. Pada bungkus tertera bahwa bumbu mi instan sebaiknya dipisah dan diaduk di piring atau mangkuk saat mi sudah matang. Itu semua demi kesehatan kita semua, Sahabat Fimela.

#Women for Women

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading