Sukses

Parenting

Kembali Masuk Sekolah, Jangan Abaikan Pentingnya Nutrisi dalam Bekal Anak

Fimela.com, Jakarta Sejak Senin (15/7), para siswa-siswi sudah mulai kembali masuk sekolah. Sebagai orangtua, membantu menyiapkan semua kelengkapan dan kebutuhan sekolah anak adalah kewajiban. Termasuk menyediakan bekal

Mengenai bekal, penting sekali untuk memerhatikan nutrisi yang tepat bagi anak. Asupan nutrisi yang lengkap akan membantu menjaga kesehatan fisik. Bukan hanya itu, nutrisi lengkap juga mendukung kemampuan belajar dan aktivitas anak sehari-hari. 

Sayangnya, menurut data Riskesdas 2018, masih ada berbagai masalah gizi yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan masalah kesehatan anak. Data tersebut menunjukkan, 95,5% populasi anak di atas 5 tahun tidak mengonsumsi buah dan sayur dengan cukup. 

Padahal selama masa pertumbuhan, anak harus mendapatkan nutrisi lengkap termasuk yang berada di dalam buah dan berbagai macam sayuran. Seperti vitamin, mineral, dan serta. Nutrisi dan gizi ini akan meningkatkan imunitas tubuh anak yang dapat menangkal berbagai penyakit menular. 

Head of Personal Health Philips Indonesia, Yongky Sentosa, mengatakan asupan nutrisi yang baik bagi anak juga merupakan investasi bangsa. Karena, generasi muda yang sehat dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara.  

“Memberikan asupan nutrisi yang baik pada anak juga merupakan investasi suatu bangsa, karena generasi muda yang sehat pastinya akan lebih dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa ini. Untuk membesarkan generasi yang sehat dan cerdas dibutuhkan dukungan keluarga untuk memulai pola hidup sehat sejak dini, dan semua itu berawal dari rumah,” jelasnya.  

Hal ini diamini pula oleh Nutrisionis dan Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association, serta konsultan gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes. Menurutnya, anak-anak di usia sekolah membutuhkan nutrisi yang lebih tinggi dari orang dewasa. Pemenuhan nutrisi ini hanya bisa dilakukan dengan memberikan makanan seimbang, serta bebas dari kontaminasi bakteri dan virus. Tentu saja, juga terbebas dari zat kimia berbahaya dan tambahan pengawet makanan. 

Bekal Anak dan Pentingnya Alat Pengolah Makanan

Bekal anak sekolah sebaiknya juga lengkap dan kaya akan beragam nutrisi. Bukan hanya bekal untuk makan siang, anak yang memiliki jam panjang di sekolah sebaiknya juga dibekali dengan makanan utama untuk pagi dan siang serta selingan sebagai snack sehat anak. 

 

Makanan bekal sebagai selingan kurang lebih harus memenuhi 10-15% gizi sehari. Jadi, jangan juga asal untuk memberikan snack anak. Selain ragam nutrisi yang harus dipenuhi, alat yang digunakan untuk mengolah bekal anak juga penting. 

Philips bersama Dr. Rita mengajak para ibu untuk membuat bekal anak yang sehat, menggunakan produk Philips Digital Rice Cooker HD3053 dan blender Philips Duravita Tritan Jar HR 2157. 

Rice cooker ini dilengkapi dengan teknologi Fuzzy Logic untuk mengatur suhu dan proses memasak secara pintar sehingga sangat cocok untuk menanak nasi merah, cokelat, dan nasi hitam yang mengandung lebih banyak serat dan nutrisi untuk buah hati. 

Sementara, blender Philips tersebut juga sangat pas untuk membuat smoothies sehat yang segar. Karena dilengkapi dengan teknologi ProBlend 5 dan daya motor kuat yang dapat menghancurkan es batu 20% lebih cepat dibandingkan dengan blender Philips lainnya. Selain itu, blender ini juga menggunakan material Tritan yang 20x lebih kuat dan tahan pecah dibandingkan dengan jar plastik biasa. 

Jadi, dengan kedua alat dari Philips ini saja, ibu sudah bisa membuat makanan sehat untuk bekal makan siang atau camilan sang buah hati. Sehingga anak tidak mudah sakit dan tumbuh dengan baik. 

#Growfearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
4 Cara Agar Anak Mau Membawa Bekal ke Sekolah
Artikel Selanjutnya
5 Ide Bekal Sekolah Anak yang Sehat, Lezat dan Praktis