Fimela.com, Jakarta Banyak orang sering merasa perut tiba-tiba penuh, sesak, atau bergas setelah makan. Aktivitas sehari-hari yang padat membuat kita sering makan terburu-buru, memilih makanan instan, atau tidak memperhatikan kombinasi makanan yang dikonsumsi. Tanpa disadari, kebiasaan kecil itu dapat memicu bloating yang membuat tubuh kurang nyaman sepanjang hari.
Padahal, menjaga pencernaan tetap sehat sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki rutinitas sibuk dan membutuhkan energi stabil. Ketika sistem pencernaan bekerja dengan baik, tubuh terasa lebih ringan, konsentrasi meningkat, dan mood lebih seimbang. Dengan kata lain, pencernaan yang optimal adalah fondasi untuk menjalani hari dengan lebih maksimal.
Dilansir dari Medical News Today, beberapa jenis makanan dan minuman ternyata memiliki kemampuan alami untuk meredakan kembung, menyeimbangkan bakteri baik, serta membantu tubuh mengolah makanan dengan lebih efisien. Mulai dari buah yang kaya serat, sayuran hijau penunjang usus, hingga minuman herbal yang menenangkan, pilihan makanan yang tepat dapat menjadi langkah praktis untuk menjaga perut tetap nyaman. Yuk simak penjelasan lengkapnya Sahabat Fimela!
Buah dan Sayuran yang Meredakan Kembung
1. Jeruk
Jeruk mengandung air dan serat dalam jumlah baik, yang berfungsi menjaga hidrasi dan membantu melancarkan buang air besar. Vitamin C di dalamnya juga berperan dalam mendukung keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
2. Nanas
Nanas mengandung enzim bromelain yang dapat membantu mempercepat proses pemecahan makanan. Enzim ini banyak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengurangi gangguan pencernaan dan meredakan rasa tidak nyaman di perut.
3. Berries
Buah beri seperti blueberry, strawberry, dan raspberry kaya akan serat dan antioksidan. Kedua komponen ini membantu mendukung flora usus dan menjaga pencernaan bekerja lebih efektif.
4. Pepaya
Pepaya mengandung enzim papain yang membantu memecah protein dan mendukung proses pencernaan. Kandungan serat dan vitaminnya juga membantu mengurangi risiko sembelit dan perut penuh.
5. Tomat
Tomat memiliki kandungan prebiotik alami yang menjadi sumber nutrisi bagi bakteri baik di usus. Kehadiran prebiotik ini membantu menjaga keseimbangan mikrobiota yang berperan penting dalam mengurangi kembung.
Biji-Bijian dan Legum untuk Pencernaan yang Stabil
1. Lentil
Lentil merupakan sumber serat yang sangat baik dan kaya resistant starch. Kedua jenis serat ini membantu menormalkan fungsi pencernaan dan mencegah sembelit yang dapat memicu bloating.
2. Oat
Oat mengandung beta-glucan, sejenis serat larut yang mendukung kesehatan usus. Komponen ini membantu menenangkan peradangan dan membuat proses pencernaan menjadi lebih stabil.
Sayuran Hijau Penunjang Kesehatan Usus
1. Brokoli
Brokoli kaya vitamin, mineral, dan fitonutrien yang mendukung keanekaragaman bakteri baik di dalam usus. Pola konsumsi yang teratur membantu meningkatkan kesehatan mikrobiota dan mengurangi risiko kembung.
2. Wortel
Wortel mengandung vitamin A dalam jumlah tinggi. Nutrisi ini mendukung fungsi usus serta berperan dalam menjaga keseimbangan flora usus.
3. Bayam
Bayam adalah sayuran dengan kandungan serat yang tinggi. Konsumsinya dapat membantu meningkatkan populasi bakteri baik seperti Lactobacillus, yang memiliki peran penting dalam pencernaan dan pembuangan sisa makanan.
Makanan Fermentasi dan Minuman Pendukung Pencernaan
1. Makanan Fermentasi
Kefir, kombucha, kimchi, dan sauerkraut merupakan sumber probiotik alami. Probiotik berperan dalam meningkatkan jumlah bakteri baik yang membantu memproses makanan dan mengurangi produksi gas berlebih.
2. Teh Jahe
Teh jahe sering digunakan sebagai penenang sistem pencernaan. Jahe membantu meredakan gas, mengurangi rasa mual, dan menenangkan otot-otot saluran cerna.
3. Teh Peppermint
Peppermint dapat membantu merilekskan otot usus dan meredakan sensasi perut penuh. Minuman ini sering digunakan untuk mengurangi gejala IBS atau keluhan pencernaan ringan.
Kebiasaan yang Membantu Mengurangi Bloating
Selain memilih makanan yang tepat, beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu mengurangi risiko kembung. Mengunyah makanan dengan perlahan, mengurangi konsumsi minuman bersoda, membatasi pemanis buatan, serta minum air yang cukup dapat membantu mengurangi gangguan pencernaan. Pola makan dengan porsi kecil tetapi lebih sering juga lebih ramah bagi sistem cerna.
Sahabat Fimela, bloating dapat diatasi dengan memilih makanan yang tepat dan menjaga pola makan yang seimbang. Daftar makanan anti-bloating yang direkomendasikan ini dapat jaga pencernaan tetap sehat. Jika keluhan kembung berlangsung terus-menerus, sebaiknya konsultasikan kondisi ini kepada tenaga kesehatan untuk memastikan penyebab sebenarnya.
Penulis: Siti Nur Arisha