Sukses

Food

Tanpa Disadari, Ini Satu-Satunya Makanan yang Dapat Mencegah Kenaikan Berat Badan Setelah Diet

ringkasan

  • Telur efektif sebagai "One food that could help you prevent weight regain" karena membantu merasa kenyang lebih lama dan menekan hormon lapar ghrelin.
  • Kandungan protein dan mikronutrien dalam telur dapat mengatasi defisiensi nutrisi yang sering dialami setelah diet atau penggunaan obat GLP-1.
  • Mengonsumsi telur secara teratur mendukung pemeliharaan massa otot selama penurunan berat badan, menjadikannya pilihan nutrisi yang terjangkau dan berkelanjutan.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, perjuangan menjaga berat badan ideal seringkali terasa seperti perjalanan tanpa akhir. Banyak individu berhasil menurunkan berat badan, namun tantangan sesungguhnya muncul saat harus mencegah kenaikan berat badan kembali, terutama setelah menghentikan penggunaan obat-obatan penurun berat badan seperti GLP-1. Fenomena ini menjadi perhatian utama dalam dunia kesehatan.

Kabar baiknya, sebuah makanan sederhana yang mungkin sudah akrab di dapur kita, dipercaya dapat menjadi kunci penting. Menurut laporan dari Independent.co.uk, telur disebut sebagai makanan yang dapat mencegah berat badan kembali naikĀ  secara efektif. Makanan ini menawarkan solusi alami untuk menjaga hasil diet Anda tetap optimal.

Telur bukan hanya sumber protein yang lezat, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa dalam mengendalikan nafsu makan. Kandungan nutrisinya yang lengkap menjadikannya sekutu tak terduga dalam strategi jangka panjang untuk mempertahankan berat badan sehat dan mencegah efek yoyo yang sering terjadi.

Mengapa Berat Badan Mudah Kembali? Memahami Tantangan Pasca-Diet

Setelah berhasil menurunkan berat badan, banyak orang dihadapkan pada kenyataan pahit: berat badan cenderung kembali naik. Ini adalah masalah umum yang menjadi tantangan besar dalam setiap program diet. Proses ini seringkali disebut sebagai efek yoyo, di mana tubuh seolah "melawan" upaya penurunan berat badan yang telah dicapai.

Studi jangka panjang mengenai obat-obatan GLP-1 menunjukkan fenomena serupa yang signifikan. Setelah individu berhenti mengonsumsi obat-obatan ini, mereka mendapatkan kembali lebih dari separuh berat badan yang telah hilang. Hal ini menggarisbawahi pentingnya memiliki strategi berkelanjutan untuk menjaga berat badan dalam jangka panjang.

Kenaikan berat badan kembali ini bukan hanya masalah estetika, melainkan juga dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, menemukan makanan yang dapat mencegah berat badan kembali naik yang efektif dan berkelanjutan menjadi sangat krusial bagi mereka yang ingin mempertahankan hasil dietnya.

Telur: Solusi Alami untuk Mengendalikan Nafsu Makan

Profesor Madya Nutrisi di University of Surrey, Adam Collins, menyebut telur sebagai "sekutu yang tenang" dalam strategi pasca-obat GLP-1. Telur memiliki peran penting dalam mengelola nafsu makan, menjadikannya pilihan cerdas untuk mencegah berat badan kembali. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa telur dianggap sebagai makanan yang dapat mencegah berat badan naik lagi.

Mengonsumsi telur telah berulang kali terbukti membantu individu merasa kenyang lebih lama. Perasaan kenyang yang bertahan lama ini secara alami akan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi pada waktu makan berikutnya. Efek ini terlihat jelas pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas, membantu mereka mengontrol asupan kalori harian.

Mekanisme di balik efek kenyang telur sangat menarik. Protein dalam telur memicu pelepasan GLP-1 alami tubuh sendiri. Bersamaan dengan itu, telur juga menekan hormon lapar ghrelin. Dengan demikian, telur bertindak sebagai agonis GLP-1 alami, memberikan efek serupa obat namun tanpa efek samping, menjadikannya pilihan ideal untuk mencegah berat badan kembali naik.

Manfaat Nutrisi Telur: Mengatasi Defisiensi dan Menjaga Massa Otot

Telur adalah makanan yang kaya nutrisi, menyediakan protein berkualitas tinggi yang mengandung semua asam amino esensial. Selain itu, telur juga merupakan sumber vitamin D dan berbagai mikronutrien penting lainnya. Kandungan nutrisi yang lengkap ini sangat mendukung kesehatan secara menyeluruh.

Sebuah studi tahun 2025 menemukan bahwa pengguna obat GLP-1 seringkali mengalami kekurangan beberapa nutrisi penting. Defisiensi ini meliputi kalsium, zat besi, magnesium, kalium, serta vitamin A, C, D, E, dan K. Telur dapat menjadi cara yang hemat biaya untuk mengatasi kekurangan nutrisi ini, terutama bagi mereka yang sedang dalam program penurunan berat badan. Bahkan, orang dengan obesitas mungkin sudah memiliki defisiensi nutrisi seperti vitamin E, selenium, dan seng.

Penurunan berat badan tidak hanya berarti kehilangan lemak, tetapi seringkali juga diikuti dengan hilangnya massa otot, terutama saat mengonsumsi obat GLP-1. Asupan protein yang cukup, sekitar 1 gram per kilogram berat badan atau lebih tinggi, sangat penting untuk menjaga massa otot. Telur, dengan kandungan proteinnya yang tinggi, menjadi pilihan efektif untuk memenuhi kebutuhan ini dan mendukung tubuh tetap kuat selama proses penurunan berat badan.

Pilihan Cerdas dan Berkelanjutan: Telur untuk Gaya Hidup Sehat

Selain manfaat nutrisi dan kemampuannya sebagai makanan yang dapat mencegah berat badan naik lagi, telur juga menonjol sebagai bentuk protein hewani yang paling berkelanjutan. Telur juga termasuk salah satu sumber protein yang paling terjangkau di pasaran. Ini menjadikannya pilihan yang sangat praktis dan ekonomis untuk diet sehat.

Kekhawatiran historis mengenai hubungan antara telur dan kesehatan, khususnya kolesterol, telah memudar seiring dengan semakin jelasnya bukti ilmiah. Penelitian modern menunjukkan bahwa konsumsi telur dalam jumlah wajar tidak berdampak negatif pada kesehatan jantung bagi sebagian besar orang. Oleh karena itu, Sahabat Fimela tidak perlu ragu untuk memasukkan telur dalam menu harian.

Dengan semua keunggulan ini, telur, makanan sehari-hari yang sederhana, dapat memainkan peran penting dalam strategi jangka panjang Anda. Baik bagi mereka yang sedang dalam proses penurunan berat badan maupun yang berusaha mencegah kenaikan berat badan kembali setelah menghentikan pengobatan, telur adalah makanan yang dapat mencegah berat badan kembali naik yang patut dipertimbangkan. Ini adalah waktu yang tepat untuk kembali menemukan manfaat luar biasa dari makanan serbaguna ini.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading