Sukses

Lifestyle

Kebanyakan Menghabiskan Waktu di Dalam Ruangan, Waspadai Dampak Negatifnya

Fimela.com, Jakarta Dengan kemajuan teknologi dan kemudahan penggunaan ponsel pintar serta gawai, mungkin kita lebih betah di rumah daripada keluar saat hari libur tiba. Belum lagi bila rutinitas kita bekerja sehari-hari lebih banyak dihabiskan di dalam ruangan. Pagi hingga sore di dalam ruang kantor, lalu begitu sampai rumah tidak pernah keluar lagi karena sudah kecapekan. Saat hari libur, kita lebih memilih mendekam di dalam rumah.

Kebanyakan menghabiskan waktu hanya di dalam ruangan bisa memberi dampak negatif pada kondisi mental kita. Dilansir dari metro.co.uk, Owen O'Kane seorang ahli psikoterapi dan penulis Ten To Zen menyebutkan bahwa ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan, suasana hatinya bisa lebih baik dan rasa gelisahnya bisa berkurang.

Yang dimaksud Owen soal menghabiskan waktu di luar ruangan adalah di tempat-tempat seperti perdesaan, taman, atau ruang terbuka. Bukan di tempat-tempat yang bising dan berisik. Saat kita menghabiskan waktu di tempat yang menenangkan dengan cahaya dan aroma alami, otak kita bisa lebih rileks.

"Keuntungan tambahannya adalah bisa juga membantu meningkatkan serotonin dan dopamin. Keduanya adalah hormon yang bisa membuat kita merasa lebih baik, membantu kita lebih tenang dan bahagia," papar Owen.

Bila selama ini kita sudah kebanyakan menghabiskan waktu kita di dalam ruangan, ini saatnya untuk mencari udara segar. Berada di luar ruangan bisa meningktkan kadar endorfin, khususnya di tempat yang membuat kita bahagia. Bagi sebagian orang, kegiatannya bisa berjalan di tepi sungai, menghabiskan waktu dengan teman-teman, atau bisa juga dengan melakukan olahraga.

Agar tidak gampang stres karena menghabiskan terlalu banyak waktu di dalam ruangan, cobalah untuk menghabiskan waktu 5-10 menit setiap harinya untuk keluar ruangan. Bisa dengan cukup jalan-jalan sebentar atau duduk menghirup udara segar.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Agar Tidak Lagi Dihantui Kecemasan, Coba Strategi dari Ahli Psikologi Ini
Artikel Selanjutnya
5 Tips Mengelola Stres di Tempat Kerja Secara Efektif