Lifestyle & Relationship

Usaha & Nasib Baik, Resep Sukses Jangka Panjang

By Yemima Lintang Khastiti   -   20 September 2012

Sebuah iklan di televisi cukup menarik perhatian. Bukan karena bintang iklannya, bukan juga produk yang diiklankan, melainkan kalimat yang menjadi tagline. Intinya, orang pintar belum tentu beruntung, sementara orang beruntung lebih baik ketimbang jadi pintar.

“Poinnya, orang beruntung sudah pasti sejahtera, sementara orang pintar belum tentu. Bukannya hidup memang untuk mencari kesejahteraan? Aku sih, kalau dianugerahi keberuntungan bakal lebih senang. Nggak perlu usaha apa pun, kan jadinya?” begitu komentar Widi, 24 tahun, yang bekerja di sebuah wedding organizer.

Kata beruntung sendiri memiliki banyak makna. Bisa bernasib baik atau mujur, bisa juga berhasil. Nah, di sinilah kemudian letak perbedaannya. Nasib baik bisa didapatkan oleh siapa pun tanpa syarat, artinya tidak harus pintar atau cerdik, tekun, rajin, apalagi disiplin. Sementara keberhasilan mengandung unsur usaha dan kepintaran kita melihat peluang. Keberuntungan tidak didapat secara instan, tapi hadiah atas tindakan nyata.

Tahukah kalian dengan Priskilla Smith Jully, perempuan tuna netra yang dengan segala keterbatasannya bisa mendirikan The School of Life, tempat untuk menampung dan belajar ratusan orang tersisih dan cacat fisik hingga mental? Ia sangat beruntung bisa menemukan jalan yang membuatnya mampu berbuat hal luar biasa, padahal berpendidikan pun tidak, ditambah kebutaan sejak lahir yang membuatnya bisa saja menjadi “orang yang biasa-biasa saja”. Tapi, bukan cuma keberuntungan yang membuat usahanya itu makin dihargai orang lain. Priskilla harus pintar-pintar memanfaatkan jalan terbuka untuknya. Ia selalu berujar, “Jangan pernah mencari alasan untuk tidak berbuat apa pun, apalagi menyerah karena keadaan. Sebagai perempuan, kita bisa jadi sangat kuat jika mau berusaha, berkarya dan terus maju.” Jadi, keberuntungan Priska adalah keberuntungan yang didapat bukan secara tiba-tiba, melainkan lewat kepandaian dan kepekaannya memanfaatkan momen, reaktif terhadap kesempatan yang ada.

What do you think?

Write Your Comment

Articles you might be interested in

You don't want to Miss