Makan Pedas Selama Hamil dan Menyusui Boleh Nggak? Baca Ini Dulu Bunda

Fimela diperbarui 23 Sep 2015, 17:15 WIB

Ketika hamil dan menyusui, kita dianjurkan untuk menjaga asupan nutrisi yang kita konsumsi. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika hal ini memancing timbulnya banyak mitos tentang makanan yang seharusnya atau tidak seharusnya kita konsumsi saat kita mengalami dua kondisi ini. Salah satu mitos yang paling sering dibicarakan tentang makanan selama hamil dan menyusui ini adalah bahwa kita tidak boleh mengonsumsi makanan-makanan pedas saat hamil dan menyusui. Benar nggak sih?

Seperti dilansir dalam laman www.babycentre.co.uk, tidak boleh mengonsumsi makanan pedas selama hamil dan menyusui hanyalah mitos belaka. Sebab, jika makanan pedas yang Anda konsumsi tidak menyebabkan mulas, tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak dapat menikmati makanan pedas favorit Anda saat sedang hamil dan menyusui.

Beberapa dari kita mungkin memiliki kekhawatiran bahwa hidangan dengan rasa pedas akan dapat memicu kontraksi yang bisa menyebabkan persalinan terjadi lebih cepat. Tapi, tak ada bukti ilmiah yang bisa membuktikan bahwa mengonsumsi makanan pedas bisa mengakibatkan kontraksi danmempengaruhi kondisi janin.

Nyatanya, makanan pedas yang Anda konsumsi hanya akan berpengaruh pada Anda sendiri. Sementara janin yang berada dalam kandungan Anda hanya mengambil nutrisi vitamin C yang banyak terkandung dalam cabai.

Lalu bagaimana dengan ibu menyusui? Apakah aman untuk mengonsumsi cabai selama menyusui? Aman. Sebab, rasa pedas yang timbul karena senyawa capsaicin pada cabai hanya akan berpengaruh pada Anda. Sebab, senyawa capsaicin yang bisa saja terserap dalam ASI tidak akan cukup kuat untuk membuat bayi Anda kepedasan.

Hal ini disebabkan, ASI diproduksi dengan mengambil nutrisi dari darah ibu bukan dari pencernaannya. Oleh sebab itu, jika bayi Anda mengalami mencret setelah Anda mengonsumsi makanan pedas, itu semata-mata bukan karena ASI Anda menjadi pedas karena makanan yang Anda konsumsi. Melainkan, bayi Anda memiliki alergi atau sensitif pada rasa pedas dari cabai.

Salah satu reaksi alergi terhadap jenis makanan ini ditandai dengan adanya gangguan pencernaan. Pada bayi alergi atau sensitif, senyawa capsaicin dari cabai ini dapat berpengaruh pada sistem pencernaannya.

Jika bayi Anda mengalami tanda-tanda alergi pada rasa pedas, sebaiknya Anda menghentikan konsumsi makanan pedas untuk sementara waktu. Tapi, jika bayi Anda tidak memiliki alergi terhadap rasa pedas, konsumsi makanan pedas saat menyusui bukan menjadi masalah bagi Anda.

Nah, sekarang Anda sudah tahu kan bahwa tidak boleh mengonsumsi makanan pedas selama hamil dan menyusui hanya mitos? So, Anda sudah tidak perlu ragu untuk makan makanan pedas selama hamil ataupun menyusui. Eits, tapi tetap, pastikan untuk mengonsumsi makanan pedas dalam jumlah yang moderate saja ya, Bunda. Sebab, meski aman, jika dikonsumsi secara berlebihan juga bisa memicu masalah nantinya.

(vem/ama)