Bosan Minum Air Putih Biasa? Infused Water Bisa Jadi Solusi Detoks Tubuh

NailaDiterbitkan 05 April 2026, 09:57 WIB

Fimela.com, Jakarta - Ramadan sering kali identik dengan minuman manis saat berbuka. Sirup, es buah, es teler, serta minuman kekinian lainnya yang terasa begitu menggoda setelah seharian menahan dahaga. Namun, tidak sedikit yang akhirnya merasa begah, terlalu kenyang, atau justru lemas karena lonjakan gula darah yang terlalu cepat. Maka dari itu, infused water bisa menjadi alternatif yang lebih ringan dan menenangkan untuk tubuh.

Infused water adalah air putih yang diberi potongan buah, sayur, atau rempah untuk memberikan aroma dan rasa alami tanpa tambahan gula. Kombinasi sederhana seperti lemon dan mint, stroberi dan daun basil, atau timun dan jeruk nipis mampu menghadirkan sensasi segar tanpa terasa membebani tubuh. Pilihan ini terasa lebih bersih di pencernaan yang “baru bangun” setelah puasa panjang.

Selain menyegarkan, infused water memiliki beberapa manfaat yang relevan dengan kebutuhan tubuh selama Ramadan. Cek detailnya di bawah ini, yuk!

What's On Fimela
2 dari 6 halaman

1. Membantu Mengembalikan Hidrasi dengan Lebih Nyaman

Selama berpuasa, tubuh kehilangan cairan melalui keringat dan aktivitas harian. Menjaga hidrasi sangat penting untuk keberlangsungan fungsi organ, konsentrasi, dan keseimbangan energi. Infused water dapat membantu sebagian orang minum lebih banyak air karena rasanya yang lebih menarik dibanding air putih biasa.

Dengan aroma alami dari buah, kamu akan cenderung lebih rileks dan bisa minum lebih perlahan, terutama di sela waktu berbuka hingga sahur.

3 dari 6 halaman

2. Alternatif Minuman Tanpa Lonjakan Gula

Minuman tinggi gula dapat menyebabkan kenaikan gula darah yang cepat, lalu turun drastis setelahnya. Konsumsi gula berlebih berkaitan dengan risiko gangguan metabolik apabila dilakukan terus-menerus. Infused water tidak mengandung tambahan gula, sehingga lebih ramah untuk menjaga energi tetap stabil.

Rasa manis yang samar dari buah segar biasanya tidak cukup signifikan untuk memicu lonjakan gula darah seperti sirup atau minuman kemasan.

4 dari 6 halaman

3. Membantu Mengurangi Keinginan Konsumsi Minuman Manis Berlebihan

Sering kali, rasa haus disalahartikan sebagai keinginan minum sesuatu yang manis. Dengan menyediakan infused water sejak awal berbuka, kamu bisa membantu tubuh terhidrasi terlebih dahulu sebelum beralih ke makanan atau minuman lain. Kebiasaan ini membuat pola makan lebih mindful dan tidak impulsif.

5 dari 6 halaman

4. Mendukung Pencernaan Lebih Nyaman

Beberapa kombinasi infused water seperti lemon, jahe, atau mint sering dikaitkan dengan rasa nyaman di lambung. Meski bukan sebagai “obat”, tambahan irisan bahan alami ini dapat memberi sensasi segar yang membantu tubuh terasa lebih ringan setelah berbuka.

Yang terpenting, infused water tetap berbasis air putih, komponen penting yang memang dibutuhkan tubuh untuk membantu proses metabolisme dan pencernaan.

6 dari 6 halaman

Cara Membuat Infused Water yang Praktis

Ilustrasi Seseorang Menuang Infused Water ke Gelas Credit: Pexels.com
  • Siapkan 1 liter air matang atau air dingin.
  • Tambahkan potongan buah segar (lemon, stroberi, jeruk, timun) dan daun mint atau basil jika suka.
  • Simpan di kulkas minimal 2–4 jam agar rasa keluar optimal.
  • Konsumsi dalam 24 jam agar tetap segar.

Tips tambahan: Hindari menambahkan gula, sirup, atau pemanis buatan agar manfaatnya tetap optimal.

Di bulan Ramadan, memilih minuman bukan hanya soal melepas dahaga, tetapi juga tentang bagaimana kita merawat tubuh yang telah bekerja menahan lapar dan haus sepanjang hari. Infused water menawarkan kesegaran yang sederhana, tanpa drama lonjakan gula, tanpa rasa yang terlalu berat di mulut. Kadang, yang kita butuhkan untuk berbuka bukan hanya sesuatu yang menyenangkan karena mengandung rasa manis, tapi juga sesuatu yang menenangkan bagi pencernaan. Jangan lupa coba infused water di rumah ya, Sahabat Fimela!