Sukses

Lifestyle

3 Kreasi Makanan Tradisional dengan Sentuhan Fusion yang Patut Dicoba

Fimela.com, Jakarta Bagi kamu pecinta kuliner kekinian, mungkin pernah dengar dengan istilah Fusion Food. Fusion food sendiri merupakan kreasi makanan dengan mencampurkan dua budaya. Tidak mesti antara budaya lokal dengan budaya luar, melainkan juga antarbudaya lokal.

Sentuhan fusion kini sudah menyapa banyak makanan tradisional Indonesia dan menarik minat kaum milenial yang identik paling susah dipuaskan untuk urusan makanan. Untuk segi penampilan yang harus instagrammable, harga yanng terjangkau, metode pembayaran yang mudah, dan mudah diakses dengan ojek online.

Nah, bagi kamu yang pecinta kuliner sejati sepatutnya kamu perlu mencicipi tiga kreasi makanan tradisional dengan sentuhan fusion yang dikompetisikan dalam Kompetisi Ngulik Rasa oleh Unilever Food Solutions. Makanan apa sajakah itu?

1. Soto

Siapa yang tidak kenal dengan makanan satu ini? Soto menjadi makanan yang paling mudah dicari seluruh penjuru Indonesia dengan berbagai macam variannya. Kali ini, Eka asal Lamongan melakukan inovasi pada soto lamongan biasa menjadi sesuatu yang berbeda. Yakni memasukkan seafood dan salted egg ke dalam resep soto lamongan.

Dari segi cita rasa, soto ini terasa segar namun memiliki rasa yang lebih gurih berkat bubuk koya telur asin. Dengan tambahan seafood, membuat makanan ini terlihat mewah dan komposisi yang penuh.

 

2. Sate

Perpaduan bumbu kacang dan manisnya dari sate ayam membuat siapapun sepertinya tidak mampu menolak makanan yang satu ini. Namun Febian Budi Seputro asal Sleman justru memperkaya cita rasa sate dengan potongan paha ayam yang lebih besar menjadi Sate Kanak. Dibalut dengan bumbu khas Sate Ratu, gula jawa, kecap manis, dan aroma jeruk limau memberikan cita rasa yang bukan sekadar manis tapi juga gurih.

 

3. Nasi goreng

Menu ini seakan menjadi penyelamat kelaparan di tengah malam. Namun di tangan Gozali asal Balikpapan, nasi goreng ini dimasak dengan telur kepiting dan disajikan dengan olahan kulit cempedak dan kepiting manggar telur asin. Uniknya, Gozali menggunakan teknik molecular gastronomi untuk membuat sambalnya. Sehingga menghasilkan butiran-butiran mutiara yang unik.

Simak video berikut ini

#GrowFearless with Fimela

Loading