Sukses

Parenting

Nutrisi yang Dibutuhkan Tubuh Ibu Saat Menyusui

Fimela.com, Jakarta Nutrisi yang cukup akan membuat tubuh ibu lebih mudah meproduksi ASI. Salah satu nutrisi penting tersebut yaitu kalori. Kalori memainkan peran yang sangat penting saat menyusui. Setelah melahirkan, sebagian besar ibu ingin melepaskan semua kilogram ekstra itu untuk kembali ke angka pra-kehamilan mereka.

Jika Anda salah satunya, Anda harus ingat bahwa ini akan berdampak negatif pada pasokan ASI Anda. Tubuh Anda membutuhkan banyak kalori untuk memproduksi ASI untuk bayi Anda. Karena itu, jika Anda membatasi diri untuk mengonsumsi kalori terbatas, Anda mungkin tidak dapat membuat ASI yang cukup untuk bayi Anda.

Dan jika Anda khawatir tentang berat badan Anda, ingatlah bahwa menyusui bayi Anda akan membantu menurunkan berat kehamilan Anda lebih cepat. Ini memang terbukti secara ilmiah. Biasanya, seorang wanita membutuhkan sekitar 1.560 kalori per hari.

Pentingnya Makan Makanan yang Kaya Nutrisi Saat Menyusui Tubuh Anda membutuhkan banyak nutrisi yang Anda konsumsi untuk membuat ASI bergizi untuk bayi Anda. Penting juga untuk diingat bahwa tubuh Anda pulih dari kehamilan dan perlu disembuhkan. Meskipun Anda tidak dapat mengemas semua nutrisi dalam satu kali makan, mungkin bijaksana untuk mengkonsumsi makanan yang memasok sebagian besar nutrisi.

Menurut para peneliti, berikut adalah beberapa makanan yang bergizi tinggi dan akan membantu meningkatkan kuantitas serta kualitas ASI ketika menyusui, seperti dilansir dari situs Boldsky, Jumat (24/1/2020).

1. Daging

Daging seperti ayam, daging kambing, daging sapi dan daging organ seperti hati: Ini akan memberi Anda jumlah protein dan lemak yang diperlukan. Protein dikenal sebagai bahan pembangun otot dan karenanya penting.

2. Buah-buahan dan sayuran segar

Buah-buahan dan sayuran segar, terutama apel, berry, sayuran seperti kangkung dan bawang putih: Termasuk berbagai macam buah-buahan dan sayuran segar dalam diet Anda akan membantu Anda menimbun berbagai vitamin dan mineral yang akan membuat jalan ke ASI Anda dan ke bayimu.

 

3. Ikan dan makanan laut

Ikan dan makanan laut: Sumber asam lemak omega 3 alami, sehat, dan makanan laut harus menjadi bagian yang sangat penting dari diet menyusui Anda. Namun, pastikan untuk menjauh dari ikan yang penuh merkuri seperti king mackerel, hiu atau swordfish. Sebagai gantinya, Anda bisa menikmati salmon, sarden, trout atau herring. Anda juga bisa menikmati udang.

 

4. Kacang dan biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian: Para penatua dalam keluarga selalu menyarankan kita untuk mengemil kacang dan biji selama kehamilan dan periode postpartum dan mungkin bijaksana untuk mendengarkan mereka. Kacang-kacangan seperti kacang kenari, kacang almond, kacang mete dan aprikot mengandung mineral seperti magnesium, fosfor, tembaga, selenium dan jumlah lemak dan serat yang tepat yang penting untuk berfungsinya tubuh manusia. Mineral-mineral ini juga akan menular ke bayi Anda melalui ASI.

#GriwFearless with Fimela

Loading
Artikel Selanjutnya
Tips Mengatasi ASI tidak Lancar Setelah Melahirkan Caesar
Artikel Selanjutnya
Trik Menjaga Kebersihan Rumah yang Nyaman untuk Bayi Baru Lahir