Sukses

Parenting

Menyoal Bayi Kuning, Penyebab dan Cara Merawatnya

Fimela.com, Jakarta Pernah mendapati seorang bayi baru lahir tubuhnya kuning, lemas dan tak berdaya? Bayi kuning merupakan kondisi yang sering terjadi pada bayi baru lahir umumnya yang berusia kurang dari 2 minggu.

Bayi kuning terjadi karena kadar bilirubin dalam darah si kecil terlalu tinggi. Secara umum, kondisi ini tidak terlalu bahaya. Namun tetap, kondisi ini harus tetap segera ditangi agar tidak bertambah parah dan berbahaya bagi anak.

2 dari 5 halaman

Apa Itu Penyakit Kuning pada Bayi

Penyakit kuning atau juandice biasanya menyerang bayi yang baru lahir di minggu pertama setelah kelahiran. Penyakit kuning ditandai dengan gejala kulit, lidah dan mata menguning, warna urine lebih pekat serta tinjanya berwarna lebih pucat. Bayi kuning terjadi karena kadar bilirubin dalam darah si kecuil terlalu tinggi. Biliburin adalah zat kuning yang diproduksi saat sel darah merah dipecah.

Melansir dari laman alodokter, biliburin bergerak dalam aliran darah menuju ke hati. Organ hati mengolah bilirubin agar bisa dikeluarkan tubuh melalui tinja. Karena organ hati pada bayi baru lahir belum sepenuhnya berfungsi layaknya orang dewasa, ketidakmampuan hati yang tidak bisa menyingkirkan bilirubin secara maksimal menjadi pemicu tingginya kadar bilirubin dan menguningnya tubuh bayi.

3 dari 5 halaman

Penyebab Bayi Kuning

Ada banyak penyebab kenapa bayi kuning. Penyebab tersebut antaranya, bayi lahir prematur kurang di usia kandungan kurang dari 37 minggu, bayi tidak mendapat ASI cukup, bayi memiliki golongan darah yang berbeda dengan ibu dan bayi mengalami memar atau pendarahan di bawah permukaan kulit akibat persalinan yang sulit.

Adanya masalah di organ hati atau saluran empedu, bayi mengalami infeksi saat lahir, tingkat oksigen rendah, kekurangan enzim, ibu dan bayi mengonsumsi obat-obatan tertentu dan adanya kelainan genetik atau kelainan pada sel darah merah juga bisa menjadi penyebab bayi menderita penyakit kuning.

4 dari 5 halaman

Cara Merawat Bayi Kuning

Untuk mengatasi masalah penyakit kuning, Mom disarankan memberikan asupan ASI cukup, memberikan vitamin D cukup dengan mengajak bayi berada di bawah sinar mentari pagi, Mom menerapkan pola hidup sehat dan memeriksakan kondisi bayi ke bidan atau dokter terkait.

Ketika Mom telah memeriksakan kondisi bayi, ini akan ditemukan cara perawatan dan penanganan terbaik buat bayi. Semoga informasi ini bermanfaat.

5 dari 5 halaman

Simak Juga Video Berikut Ini:

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Egois, Amunisi untuk Jadi Sosok Orangtua yang Lebih Baik
Artikel Selanjutnya
Ciri-ciri Anak Manja, Kenali Sejak Sedini Mungkin Sahabat Fimela