Sukses

Parenting

4 Hal yang Perlu Dihindari Ibu Hamil saat Olahraga

ringkasan

  • Menahan Napas
  • Posisi Berbaring
  • Tekanan Intra Abdomen

Fimela.com, Jakarta Selama menjalani kehamilan, sangatlah penting untuk menjaga kesehatan diri dan janin dalam kandungan. Pola makan harus diatur dengan lebih baik. Olahraga pun cukup disarankan bagi ibu hamil untuk memberi manfaat positif pada kondisi fisik dan mentalnya.

Tentu saja melaukan olahraga selama kehamilan perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Ada hal-hal yang sebaiknya dihindari dan tidak dilakukan. Dilansir dari metro.co.uk, Rosie Stockley pendiri Mamawell memaparkan sejumlah hal yang sebaiknya dihindari ibu hamil saat melakukan olahraga. Berikut keterangannya.

1. Menahan Napas

Perlu selalu dipastikan janin dalam kandungan mendapat oksigen yang cukup. Untuk memastikan bayi dalam kandungan mendapat oksigen yang cukup, ibu sebaiknya tidak terlalu lama menahan napas saat olahraga. Jenis olahraga seperti mengangkat beban atau melakukan gerakan plank yang mengharuskan menahan napas dalam waktu yang cukup lama sebaiknya dihindari.

Perlu diperhatikan juga bahwa 12 minggu pertama kehamilan merupakan masa yang sangat krusial. Periksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah atau komplikasi di trimester pertama kehamilan. Jika sebelumnya tak terbiasa melakukan olahraga, saat hamil bisa cukup lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki sesuai dengan kemampuan.

2. Posisi Berbaring

Setelah trimester pertama, berkembangnya janin bisa meningkatkan risiko supine hypotensive syndrome atau tekanan darah rendah pada ibu hamil. Saat olahraga, selalu pastikan aliran darah bisa tetap berjalan lancar. Hindari posisi berbaring atau posisi yang menghambat aliran darah kembali ke jantung.

 

3. Tekanan Intra Abdomen

Gerakan yang terlalu fokus atau memberi tekanan pada bagian inti (core) tubuh sebaiknya dihindari. Contohnya? Contohnya seperti gerakan crunches, planks, dan gerakan isometric lainnya.

4. Cuaca Panas

Selalu minum air putih dan ambil jeda istirahat yang cukup setiap kali olahraga. Hindari cuaca panas atau melakukan olahraga di tempat yang terlalu panas. Tujuannya untuk menghindari risiko gangguan sistem saraf pusat akibat kenaikan suhu.

Selalu periksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi kita cukup baik untuk melakukan olahraga yang disarankan selama kehamilan. Semoga info ini bisa membantu kita lebih mengoptimalkan sekaligus lebih berhati-hati dalam berolahraga saat sedang hamil.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Nyeri Ulu Hati saat Kehamilan, Apa Penyebabnya?
Artikel Selanjutnya
Jangan Lakukan Olahraga Lari Secara Sembarangan, Ini Jenis Sepatu Lari yang Kamu Butuhkan