Sukses

Parenting

3 Jenis Popok Bayi serta Kelebihan dan Kekurangannya

Fimela.com, Jakarta Setelah bayi lahir, Mom akan disibukkan dengan bayi yang sering buang air besar dan air kecil. Karena bayi yang baru lahir, akan buang air besar setiap 8 kali sehari, dan buang air kecil 20kali dalam sehari.

Agar bayi lebih nyaman dengan kondisi tersebut, kamu harus memakaikan popok yang tidak mengiritasi kulit bayi, serta rajin mengganti popok bayi saat sudah penuh.

Popok terdiri dari 3 jenis yang memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Agar tidak salah memilih popok untuk bayi, berikut penjelasan tentang jenis popok bayi beserta kelebihan dan kekurangannya, dilansir dari berbagai sumber:

Jenis Popok Kain

Jenis popok yang pertama adalah popok kain. Popok kain terbuat dari kain yang tipis, sehingga membuat pipis bayi menjadi cepat kering. Walaupun cepat kering, tetapi ibu juga harus rajin mengganti popok kain yang digunakan bayi.

Popok kain memiliki kelebihan yang aman dan tidak mengiritasi kulit, karena tidak terbuat dari bahan kimia. Popok kain juga memiliki harga yang terjangkau, bisa dicuci dan digunakan berulang kali.

Namun popok kain juga memiliki kekurangan, yaitu mudah bocor dan harus sering diganti. Sehingga popok ini kurang tepat jika digunakan untuk dipakai saat berpergian.

Cloth Diaper

Cloth diaper atau yang sering disebut dengan clodi, adalah popok yang hampir sama dengan popok kain, tetapi clodi dijahit dengan sedemikian rupa, agar tebal serta membuat BAB dan BAK bayi tidak mudah bocor.

Kelebihan menggunakan clodi sama seperti popok kain, bisa dicuci dan digunakan kembali, lebih ramah lingkungan, tidak mengiritasi kulit bayi dan harganya terjangkau. Clodi memiliki daya serap yang kuat dan tidak mudah bocor, jika dibandingkan dengan popok kain.

Sedangkan kekurangan menggunakan cloth diaper adalah harus dicuci berulang kali, tidak mudah kering dan perlu dicuci dengan deterjen yang aman untuk kulit bayi. Selain itu, jika bayi sudah besar, maka mom harus membeli clodi yang sesuai dengan ukuran bayi.

Disposable Diaper

Jenis popok yang ketiga adalah disposable diaper. Disposable diaper atau popok sekali pakai adalah popok yang paling banyak digemari ibu. Popok ini praktis untuk digunakan dan banyak dijual dipasaran.

Disposable diaper memiliki kelebihan yaitu mudah untuk digunakan dan praktis digunakan saat bepergian. Popok ini bisa menampung banyak air, mudah kering dan tidak mudah bocor. Popok ini sangat nyaman digunakan bayi dalam waktu lama.

Kekurangan popok ini adalah terbuat dari bahan kimia, yang bisa membuat kulit bayi ruam dan iritasi. Popok ini harus diganti sebanyak 6 sampai 10 kali setiap harinya. Dan popok ini harus dibeli berulang kali dengan harga yang sedikit mahal.

 

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Cara Efektif Menidurkan Bayi dengan Praktis
Artikel Selanjutnya
Anti Bosan Ajak Buah Hati Belajar Online, #KenapaNggak Dibikin Lebih Seru? Begini Caranya