Sukses

Parenting

Ikan Asin untuk Ibu Hamil, Perhatikan 4 Hal Penting Ini demi Kesehatan

ringkasan

  • Ikan Asin Perlu Dimasak Hingga Benar-Benar Matang
  • Ikan Asin Boleh Dikonsumsi Asal Tidak Berlebihan
  • Imbangi dengan Olahraga Rutin dan Nutrisi yang Cukup

Fimela.com, Jakarta Saat hamil, penting sekali menjaga asupan gizi dan nutrisi. Pola makan perlu diperhatikan dengan lebih baik lagi. Mengonsumsi makanan yang bergizi akan sangat baik untuk tumbuh kembang janin. Kita pun bisa memilih jenis makanan dari yang paling mudah kita temui di sekitar kita, seperti ikan asin. Tapi amankah bagi ibu hamil mengonsumsi ikan asin?

Ikan asin adalah ikan yang diawetkan dengan cara diberi garam lalu dikeringkan. Mudah menemukan aneka jenis ikan di pasaran. Karena tahan lama, ikan asin pun tidak merepotkan kita dalam proses penyimpanannya. Bagi ibu hamil yang ingin mengonsumsi ikan asin, sebaiknya perhatikan beberapa hal penting supaya ikan asin bisa dikonsumsi dengan aman. Seperti hal-hal berikut ini.

1. Ikan Asin Perlu Dimasak Hingga Benar-Benar Matang

Dilansir dari babycentre.co.uk, sebagian besar jenis ikan aman dikonsumsi selama kehamilan asalkan dimasak dengan benar. Banyak ikan yang memberi manfaat sehat bagi tubuh ibu dan janin. Pilih ikan yang segar dan tidak berbau busuk. Sebelum diolah, cuci bersih ikan asin terlebih dahulu. Ikan asin aman dikonsumsi bila dimasak hingga benar-benar matang.

2. Ikan Asin Boleh Dikonsumsi Asal Tidak Berlebihan

Kandungan garam ikan asin cukup tinggi. Sehingga tidak disarankan bagi ibu hamil untuk mengonsumsinya berlebihan. Kandungan protein dan kalsium ikan asin baik untuk kesehatan tapi jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan pembengkakan yang merupakan gejala kehamilan paling umum pada ibu hamil menjadi lebih parah. Terlalu banyak mengonsumsi garam juga bisa menyebabkan perut kembung, belum lagi dengan beban jantung yang harus memompa lebih keras. Bila ibu hamil memiliki tekanan darah tinggi, ada baiknya menahan diri untuk tidak mengonsumsi ikan asin secara berlebihan.

 

 

3. Imbangi dengan Olahraga Rutin dan Nutrisi yang Cukup

Asupan gizi dan nutrisi harus dipenuhi dengan baik. Dilansir dari healthline.com, ibu hamil perlu mengonsumsi lebih banyak protein dan kalsium untuk mengoptimalkan tumbuh kembang janin. Produk olahan susu bisa dikonsumsi selama kehamilan. Yogur, khususnya Greek yogurt sangat baik untuk ibu hamil karena mengandung lebih banyak kalsium daripada produk olahan usus lainnya. Kandungan bakteri probiotik yogurt juga baik untuk kesehatan pencernaan. Ikan salmon yang kaya asam lemak omega-3, telur yang kaya protein, sayuran hijau yang kaya nutrisi, dan buah-buahan perlu juga dikonsumsi secara seimbang. Olahraga rutin pun bisa dilakukan selama aman untuk kondisi kehamilan demi menjaga kebugaran dan kelancaran proses persalinan.

4. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Selama kehamilan, volume darah meningkat sampai 1,5 liter. Penting untuk selalu mencukupi kebutuhan cairan tubuh selama kehamilan. Umumnya ibu hamil perlu minum 2 liter air per hari tapi kebutuhannya bisa saja berbeda tergantung dari aktivitas dan kebiasaan.

Ikan asin untuk ibu hamil umumnya aman dikonsumsi. Asal tidak berlebihan dan tetap diimbangi dengan tercukupinya kebutuhan gizi yang cukup, ibu hamil bisa mengonsumsi ikan asin. Ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu bila memiliki komplikasi pada kehamilan yang dijalani, ya.

 

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Tumbuhnya Janggut pada Perempuan Jadi Pertanda Kehamilan, Benarkah?
Artikel Selanjutnya
Atasi Perut Gatal Selama Kehamilan dengan Mandi Oatmeal