Sukses

Parenting

Ciri-Ciri Perut Kembung pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Fimela.com, Jakarta Perut kembung tidak hanya menyerang perut orang dewasa saja. Perut kembung bisa terjadi pada bayi, bahkan saat bayi baru saja lahir.

Perut kembung bisa membuat bayi menjadi tidak nyaman, mudah menangis dan akan membuat bayi membuang gas lebih banyak. Walaupun saat bayi baru lahir sering membuang gas hingga 21kali setiap harinya.

Selain disebabkan karena terlalu banyak menelan udara saat sedang minum susu, menghisap empeng atau menangis, seiring bertambahnya usia bayi, perut kembung bisa disebabkan karena sistem pencernaan yang belum berfungsi sempurna, tetapi sudah mencoba banyak makanan yang berbeda-beda.

Agar tidak membuat bayi rewel terus menerus, yuk kenali ciri-ciri perut kembung pada bayi, penyebab dan cara mengatasinya, dilansir dari Dream.co.id:

Penyebab Perut Kembung Pada Bayi

Secara umum, di dalam tubuh orang dewasa maupun bayi memproduksi dan mengeluarkan gas. Gas ini berasal dari sistem pencernaan, yang melepaskan hidrogen dan karbon dioksida, yang menyebabkan munculnya gelembung gas yang keluar melalui sendawa, buang air besar atau kentut.

Gas di dalam tubuh yang tidak dapat dikeluarkan, akan membuat perut menjadi kembung dan tidak nyaman. Apalagi sistem pencernaan bayi belum berfungsi dengan baik, sehingga mudah terkena perut kembung.

Selain disebabkan karena sistem pencernaan bayi belum berfungsi dengan baik, perut kembung pada bayi bisa disebabkan karena bayi dehidrasi, terlalu sering menangis, intoleransi terhadap laktosa, mengonsumsi makanan yang tidak tepat atau menggunakan dot terlalu lama.

 

Ciri-Ciri Perut Kembung Pada Bayi

Saat bayi rewel dan sering menangis tanda adanya penyebab yang jelas, bisa saja hal tersebut dikarenakan bayi sedang mengalami perut kembung. Karena saat mengalami perut kembung, perut bayi akan terasa tidak nyaman dan bayi susah untuk mengeluarkan gas.

Ciri-ciri perut kembung pada bayi yang selanjut, yaitu perut bayi akan terasa lebih keras daripada biasanya, perut akan mengeluarkan bunyi udara saat ditepuk-tepuk, bayi akan sering sendawa atau mengeluarkan kentut.

Perut kembung pada bayi juga bisa ditandai dengan ciri-ciri susah membuang air besar, bayi lebih suka menggeliat, sering melengkungkan punggungnya ke belakang dan sering mengangkat kedua kakinya.

 

Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

Pada saat bayi mengalami perut kembung, usahakan untuk tidak terlalu panik atau terlalu khawatir. Karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menangani hal tersebut, seperti susui bayi dengan posisi yang tegak dan susui sebelum bayi lapar.

Saat bayi mengalami perut kembung, Mom bisa membaringkan bayi dengan posisi tidur terlentang, lalu gerakkan kakinya dengan gerakan seperti mengendarai sepeda. Setelah itu pijat perut bayi dengan lembut menggunakan minyak telon, dengan gerakan memutar searah puteran jarum jam. Jika sudah, letakkan bayi di paha dengan posisi telungkup, lalu usap-usap punggung bayi dengan lembut.

Untuk menghindari perut kembung kambuh lagi, segera atur pola makan bayi dengan benar. Hindari beberapa bahan makanan yang membuat perut bayi menjadi kembung. Sahabat Fimela juga bisa konsultasi dengan dokter, terkait masalah perut kembung dan makanan yang cocok dikonsumsi bayi.

;
Loading
Artikel Selanjutnya
5 Negara di Dunia yang Memiliki Kesejahteraan Keluarga Terbaik
Artikel Selanjutnya
Cukup dari Ponsel, Para Ibu Kini Bisa Dapatkan Kebutuhan Rumah Tangga Tanpa Bepergian