KAPANLAGI NETWORK
MORE

Dengan Pewarnaan Alami, Batik Bisa Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Jumat, 14 April 2017 09:00 Oleh: Monica Dian

Mengangkat kembali kearifan lokal dan mempertahankan ekosistem lingkungan, sebuah tujuan mulia Yayasan Batik Indonesia yang mengusung tema pewarnaan alam pada acara Gelar Batik Nusantara 2017.

Fashion ramah lingkungan atau eco-fashion menjadi isu hangat fashion secara global beberapa waktu terakhir. Indonesia sendiri turut serta mengupayakan gerakan ini melalui kain batik. Dulu proses pembuatan kain batik masih menggunakan teknik pewarnaan alami. Pewarna alami tersebut didapat dari keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar pengrajin batik. Pewarna alami inilah yang menjadi landasan fashion ramah lingkungan.

Untuk mengangkat kembali popularitas teknik pewarnaan alami yang sempat tersisih oleh pewarna kimia, Yayasan Batik Indonesia (YBI) tahun ini mengusung tema “Pesona Batik Warna Alam” pada pagelaran Gelar Batik Nusantara (GBN). Diselenggarakan oleh YBI sejak tahun 1996, Gelar Batik Nusantara memiliki upaya untuk mempromosikan dan mengembangkan batik dan kerajinan dalam negeri.

Pada konferensi pern GBN yang dilaksanakan di Galeri Indonesia Kaya, 12 April lalu, praktisi pelaku pewarnaan alami sekaligus Owner & Designer Galeri Batik Jawa, Nita Kenzo, memaparkan proses pewarnaan alami yang terbilang unik. Selain bahan yang didapat dari tumbuhan seperti kulit kayu, daun, buah, dan bunga, proses produksinya pun memakan waktu yang lebih lama karena pewarna alami tersebut tidak bisa menempel di kain dalam waktu sekejap. Diperlukan proses pewarnaan berulang untuk dapatkan hasil warna yang diinginkan. Misal, untuk batik dua warna, gelap dan terang, dibutuhkan 7-20 kali celup. Berbeda dengan pewarnaan kimia yang perlu 2 kali celup saja. Meski dari segi warna pewarna alami tidak menghasilkan warna yang vibrant seperti pewarna sintetis, namun proses pengerjaannya yang lama dapat menambah nilai jual kain batik tersebut.

Batik-batik dengan teknik pewarnaan alami tersebut dapat dilihat langsung di Gelar Batik Nasional yang akan digelar pada 7-11 Juni 2017 di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Banyak acara menarik lainnya yang dapat diikuti, seperti talkshow sekaligus workshop membatik dengan pewarnaan alam.

Komentar Anda
Keep going