KAPANLAGI NETWORK
MORE

Internet Tak Suka Gigi Hadid Pakai Hijab di Cover Vogue Arab

Senin, 06 Maret 2017 17:00 Oleh: Monica Dian

Pertama, Gigi Hadid bukan muslim. Kedua, ia memakai hijab. Ketiga, ia muncul di Vogue Arab. Alasan mengapa banyak cercaan menghujani Gigi dan Vogue Arab.

Tampil di sampul majalah Vogue memang bukan hal baru bagi Gigi Hadid. Namun, untuk pertama kalinya, kemunculan supermodel 21 tahun ini di sampul Vogue Arab menuai kontroversi. Pada edisi perdana majalah tersebut, Gigi mengenakan semacam kerudung berhiaskan batu-batu berlian. Meski terlihat hanya menutupi kepalanya dengan selembar kain mewah, banyak yang beranggapan bahwa gaya tersebut menyerupai hijab tradisional pada umumnya. Dan orang-orang pun mulai memborbardir dengan kritikan-kritikan pedas di media sosial.

Banyak orang tidak suka melihat Gigi memakai hijab, yang dinilai mempermalukan perempuan muslim karena hijab dikenakan sebagai fashion statement. Banyak pula yang menyayangkan mengapa Vogue Arab tidak menampilkan model muslim saja. Di samping itu, Gigi dianggap tidak pantas menorehkan sejarah di cover pertama.

Faktanya, Gigi bukanlah muslim. Namun, ia berdarah setengah Palestina. Ibunya, Yolanda, berdarah Belanda-Amerika, sementara ayahnya, Mohamed, berdarah Palestina-Amerika. Kekasih Zayn Malik ini pun kritis memprotes kebijakan Trump soal larangan imigran dari negara-negara Timur Tengah, termasuk Palestina. Menunjukkan ia sadar akan darah Arab yang mengalir dalam tubuhnya.

Gigi yang berlatarbelakang Timur Tengah jadi salah satu pertimbangan mengapa ia dipilih jadi bintang cover di debut Vogue Arab.  Editor-in-chief Vogue Arab menyatakan, “Negara-negara berpenduduk Arab layak mendapat tempat di sejarah fashion dan Gigi adalah ‘wajah' pertama yang paling pas untuk Vogue Arab – model yang mendefinisikan entrepreneurial masa depan dan generasi yang dinamis.”

Meski foto Gigi memakai hijab dikecam keras, sebagian lainnya justru mendukung. Mereka melihat bahwa hal ini merupakan tanda positif akan keberagaman di industri fashion. Apalagi belakangan nama Halima Aden, model berhijab, tengah naik daun. Terasa masuk akal mengapa Vogue Arab memutuskan menampilkan Gigi dalam balutan hijab. Di Instagram, Gigi menyampaikan, “Aku harap majalah ini akan menunjukkan sisi lain dari keinginan industri fashion untuk terus menerima, merayakan, dan menyatukan semua masyarakat dan budaya.”

Gigi Hadid bukan yang pertama dikecam. Sebelumnya, Karlie Kloss sempat dituduh tak hormati budaya Jepang melalui fashion spread Geisha di Vogue. Tidak dipungkiri, isu SARA terasa sensitif dan mudah memancing emosi publik. Melihat foto-foto Gigi Hadid berhijab ini, apa pendapatmu?

Komentar Anda
Keep going