Sukses

Health

7 Penyebab Stres pada Remaja yang Sering Diabaikan

Fimela.com, Jakarta Stres merupakan tekanan emosional atau perasaan yang bisa dialami segala usia, termasuk usia remaja. Menurut WHO, batasan usia remaja adalah umur 12 hingga 24 tahun. Usia remaja adalah usia saat seseorang mengalami masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa.

Biasanya stres bisa dialami seseorang, saat terjadi tekanan, ancaman, atau perubahan hidup, yang mengakibatkan keputusasaan, marah, sedih, cemas, bahkan semangat.

Sering kali stres yang dialami remaja ini diabaikan oleh orang tua. Padahal di usia remaja ini, mereka membutuhkan bimbingan dari orang dewasa dan perhatian khusus, agar tidak terjadi stres berkepanjangan. Berikut beberapa penyebab stres pada remaja yang sering diabaikan:

Penyebab Stres pada Remaja

1. Akademik

Penyebab stres pada remaja yang pertama adalah karena stres akademik. Para remaja sering dibuat stres karena mata pelajaran di sekolah sangat susah, dan diberi banyak tekanan tugas dari sekolah atau kuliahnya. Ada juga yang mengalami tuntutan harus mengejar ranking kelas.

2. Perubahan Fisik

Beberapa remaja bisa stres jika terjadi perubahan fisik pada dirinya. Perubahan fisik sangat umum terjadi dimasa pubertas. Di usia remaja ini juga sering kali ada perbandingan fisik, yang menyebabkan para remaja tertekan dan tidak percaya diri dengan perubahannya.

3. Lingkungan Sosial

Di lingkungan sosial para remaja, biasanya terdapat kelas-kelas sosial, yang mengedepankan kepopuleritasan. Jika remaja tersebut tidak populer di kalangannya, maka ia akan dijauhi teman-temannya dan menjadi tekanan untuknya.

4. Masalah Keluarga

Masalah keluarga juga bisa jadi penyebab stres pada remaja. Mungkin di keluarga terjadi konflik dengan orang tua, dibandingkan dengan kakak atau adik, masalah keuangan keluarga, dibandingkan dengan anak orang lain, dan lain sebagainya. Hal ini tentu saja bisa membuat anak remaja tertekan dan stres berat.

Penyebab Stres pada Remaja

5. Mengalami Trauma

Saat seorang remaja mengalami trauma, maka ia akan stres dan susah untuk melupakan kejadian tersebut. Trauma bisa disebabkan karena kecelakaan, bencana alam, sakit, kekerasan, trauma masa kecil, dan lain sebagainya.

6. Patah Hati

Jatuh cinta bisa dialami siapa saja, termasuk para remaja yang baru mengalami pubertas. Tetapi jika remaja itu mengalami patah hati atau penolakan, maka hal ini bisa membuatnya stres dan takut untuk jatuh cinta lagi.

7. Korban Bullying

Penyebab stres pada remaja yang terakhir, yaitu karena remaja mennjadi korban bullying oleh teman-teman di sekolahnya. Bullying bisa dilakukan melalui tindakan maupun perkataan, yang mengakibatkan trauma dan stres.

Cara Mengatasi Stres Pada Remaja

Sebagai orang tua, kita harus memberikan perhatian khusus kepada anak, mulai dari mengajaknya mengobrol dari hati ke hati, hingga memberikan fasilitas sesuai dengan kebutuhan anak.

Jika remaja mulai mengalami stres, remaja bisa mengekspresikan stresnya dengan mendengarkan musik, membaca buku, atau melakukan hobi yang ia sukai. Luangkan waktu sejenak untuk istirahat dan keluar dari zona yang membuatmu tertekan.

Sekali-kali hubungi psikolog untuk membantumu keluar dari masalah, agar tidak mengalami stres berkepanjangan di usia remaja. Perbanyak juga air putih, lakukan olahraga dan latihan teknik pernapasa untuk mengatasi stres.

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
5 Rekomendasi Buku Motivasi Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Dibaca
Artikel Selanjutnya
3 Penyebab Kencing Batu yang Jarang Disadari, Ketahui Gejala dan Pencegahannya