Sukses

Fashion

Asia’s Next Top Model Cycle 5 Episode 2: Jadi Model Paket Lengkap

Jakarta
 

A post shared by Dorothy Petzold (@dorothypetzold) on

 

Kompetisi modeling yang dikemas dengan format reality show memang penuh tantangan untuk kontestannya. Meski semua kontestan merasa mereka memiliki apa yang dibutuhkan untuk menjadi juara, semua tergantung pada kemampuan mereka untuk menghasilkan foto yang oke. Foto yang dibutuhkan.

Dan minggu ini, tantangan kecantikan datang lebih awal. Semua kontestan berusaha memberikan senyuman terbaik mereka untuk photo shoot bersama Colgate. Produk pasta gigi terkenal yang banyak ditemukan di Malaysia dan Singapura. Dari musim-musim sebelumnya, tantangan kecantikan ini sering menjatuhkan model-model dengan bekal wajah fierce yang jadi favorit runway atau foto-foto editorial. Seperti Tuti dari Malaysia di musim lalu, yang memiliki langkah super keren dan fantastis di editorial tapi bukan favorit untuk produk kecantikan.

Pelajaran paling penting yang bisa dipetik di episode ini bisa dikumpulkan saat panel eliminasi berlangsung, ketika semua model mengenakan outfit warna merah. Dengan panel juri yang berpengalaman di bidangnya, penonton sebenarnya bisa mengumpulkan poin-poin penting yang dituntut dari seorang model top. Yang bisa melakukan semuanya: runway, editorial, atau komersial (iklan televisi atau majalah) – menurut istilah Yu Tsai, genetically blessed. And we have to say, not many models can do that. Dan di situlah bisa kita simpulkan, menjadi model itu tidak mudah.

Berikut beberapa poin yang FIMELA dapatkan dari episode 2:

-       karena ini pemotretan produk pasta gigi, model yang punya gigi indah sangat dibutuhkan. Tapi jebakannya, kalau punya gusi penuh dan si model ingin mencoba casting di iklan yang bersangkutan – you have to give a proper smile that doesn’t expose your whole gum. Ini terjadi pada Clara, wakil Indonesia yang minggu lalu menghasilkan foto terbaik. Find that flattering angles. Cari sudut fotomu yang terbaik, bahkan senyum yang pas.

-       Heidy dari Thailand memberikan senyum yang bagus menurut kami, tapi para juri menilai bahwa terlalu banyak energi yang dikeluarkan. Dan seperti yang sering diucapkan Cindy, the host, find the balance on everything.

-       Meski dituntut untuk memberikan senyuman, bahkan senyum palsumu untuk produk itu harus bisa bercerita. Orang yang melihat iklan itu nanti harus bisa melihat bahwa senyummu ada alasannya. Build a story behind that smile.

-       Indonesia masuk posisi 3 besar minggu ini lewat Veronika yang memberikan senyum dinamis namun dirasa masih belum menguasai pencahayaan (know your light, girl).

 

A post shared by Asia's Next Top Model (@asntm) on

 

Dari penilaian Yu Tsai pun, sekejam-kejamnya fotografer handal ini sebagai juri, kami sepakat untuk beberapa hal. Cindy (Taiwan) dan Layla (from Singapore, yang masih terlihat akan menangis di episode-episode berikutnya), ternyata mampu memberikan begitu banyak senyum dengan story (not just faking it). Bahkan Cindy memberikan senyum yang melampaui kebutuhan produk pasta gigi. We have to admit, fotonya di episode ini bisa dipakai untuk produk kecantikan high end dari Korea.

Dan pekan ini, salah satu favorit kami, Heidy dari Thailand harus tereliminasi. Padahal dia memiliki tinggi badan yang pas, wajah yang cukup editorial, dan mata yang berbicara. Dan foto terbaik pekan ini diberikan pada Dorothy, wakil Thailand, with her perfect big smile. Oh, well, can’t wait for next week, semua kontestan akan di-makeover!

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Kabar Baik, Indonesia Terima 2,6 Juta Dosis Vaksin Pfizer dari AS
Artikel Selanjutnya
Dibintangi Scarlett Johansson Film Black Widow Sudah Bisa Dinikmati di Seluruh Bioskop Indonesia